Polisi Sempat Duel dengan Preman

by -

*Saat Penangkapan di Pasar Ikan Tanjungpandan

TANJUNGPANDAN-Syukur padamu ya Allah masih diberi kesempatan untuk hidup, hingga akhirnya dapat bertemu dengan orang-orang yang saya cintai. Status di BBM tersebut diungkapkan Bripda Ari Irwansyah Putra anggota Polres Belitung melalui BBM-nya, usai berduel dengan Ade Putra (24), preman yang diamankan Polsek Tanjungpandan, Selasa (5/5) dua hari lalu.
Polisi asal Palembang ini layak diacungi dua jempol. Pasalnya, dia menolong seorang ibu yang rumahnya di Jalan Siburik baru saja diacak-acak oleh tiga preman. Bripda Ari juga meluruskan berita atas keterangan Ade Putra saat diwawancarai Belitong Ekspres, dua hari lalu yang menyebutkan preman mengobrak abrik pusat kuliner Puja Sena.
Seperti diberitakan Belitong Ekspres, Rabu (6/5) kemarin, Polisi mengamankan salah satu preman yang berusaha mengacak-acak Kawasan Kuliner Puja Sena. Pelaku yang diketahui bernama Ade Putra (24) warga Aik Ketekok ini, ditangkap di Pasar Ikan Tanjungpandan, Selasa (5/5) kemarin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres menyebutkan, pada saat itu, pelaku beserta sejumlah preman lain hendak menyerbu seseorang yang berada di Kawasan Puja Sena. Warga yang ketakutan langsung berhamburan keluar menuju jalan.
Menurut Bripda Ari, pelaku tidak mengobrak abrik Puja Sena. Para preman ini lari setelah dari rumah ibu tersebut, dan dia berduel di Jalan Melati tepatnya depan RM Daun Simpor. “Cerita sebenarnya, pada saat itu saya pulang joging dari Tanjungpendam. Dan hendak kembali ke rumah,” ujar Bripda Ari seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara kepada Belitong Ekspres, Rabu (6/5) kemarin di Polres.
Setiba di Pasar Ikan ada seorang ibu yang diketaui bernama Acok menangis minta tolong kepada warga sekitar. Namun, orang-orang yang berada di lokasi malah cuek dan asyik bermain catur maupun gaple. Setelah itu, Bripka Ari datang dan menanyakan, hingga akhirnya meraka berdua menuju rumah sang ibu.
Sesampainya di rumah, dirinya langsung menanyakan tentang permasalahan ini. Setelah itu, dia memperkenalkan diri sebagai anggota Polres Belitung. Namun, tanggapan dari ketiga preman ini kurang mengenakan dan menantang polisi ini.
“Saya berusaha untuk meredam. Namun, mereka malah terus menantang. Bahkan anak dari ibu tersebut hendak dibunuh. Mendengar ucapan itu, saya langsung tenangkan mereka,” katanya.
Bukannya situasi mereda, mereka tidak bisa ditenangkan dan malah melawan. Hingga akhirnya terjadilah duel tersebut. Pelaku waktu itu hendak lari, namun polisi tetap mengejar pelaku. Setiba di RM Daun Simpor perkelanian terjadi.

Bahkan pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pedang untuk melukai polisi. Beruntung Polisi yang sehari-hari menjadi ajudan Kapolres ini memiliki bekal ilmu bela diri yang cukup, hingga akhirnya pelaku berhasil ditaklukan.
Mengetahui Ade (preman) ini kalah. Kedua teman berusaha menolong, namun mereka akhirnya dua preman melarikan diri. Tak selang beberapa lama, pelaku akhirnya bangkit kembali, dan berusahan menusuk Bripka Ari.

Warga sekitar yang mengetahui peristiwa ini tidak membantu polisi yang sedang berkelahi dengan pelaku. Malahan mereka hanya menonton, seperti di kontes sabung ayam. Akibat dari perkelahian ini, Bripda Ari mengalami luka memar di bagian kaki. “Beruntung ada polisi yang melintas di kawasan tersebut. Dan akhirnya, pelaku diamankan dan dibawa ke Polsek Tanjungpandan, untuk dilakukan penyidikan,” pungkasnya.

Sementara itu, dari pengakuan Ade Putra kepada Belitong Ekspres, Kamis (6/5) kemarin, membenarkan apa yang diungkapkan Bripda Ari. Menurutnya, dia tidak mengetahui apa yang¬† ucapkannya kemarin kepada BE. “Saya kemarin dalam kondisi mabuk mas, jadi saya tidak ingat,” ujar Ade.
Terpisah, Kapolsek Tanjungpandan Kompol Sonny Bhakti Wibowo melalui anggota Reskrim Polsek Tanjungpandan Brigadir Kandivia mengatakan, saat ini masih belum ada perkembangan mengenai kasus ini.¬† “Kami masih memburu kedua pelaku lainnya,” ujar Brigadir Kandi. (kin)