Polisi Tangkap 6 Pemabuk

by -

*Upaya Penekanan Angka Pesta Miras di Masyarakat Terus Dilakukan

foto B utk HL 6 ditangkap

foto : ainul yakin/be
Wakapolres Kompol Erwan D Nasution saat memberikan binaan bagi para pemuda yang tertangkap  didmpinggi Kabagops dan Kasat Reskrim.

TANJUNGPANDAN-Enam orang tiga diantaranya wanita, diamankan Polres Belitung, saat kepergok sedang melakukan pesta miras di Jalan Murai Aik Raya, Tanjungpandan, Sabtu (7/3) akhir pekan lalu.
Keenam pemuda tersebut, akhirnya di bawa ke Polres, untuk diberi pembinaan.

Sebelum diamankan salah satu orang yang mabuk diketahui bernama Sopian (42) Warga Jalan Serma Abdulah Aik Raya ini, sempat terlibat cekcok dengan istrinya. Bahkan, wanita bernama Winda (24) ini hendak dipukul hingga nyaris terjadi tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Beruntung polisi yang melakukan razia di kawasan tersebut datang tepat waktu, sehingga wanita ini selamat dari tindak kekerasan yang hendak diberikan oleh Sopian. Setelah itu, kedua orang ini langsung di bawah ke Kantor SPK (Sentral Pelayanan Masyarakat).

Usai dari Air Raya, anggota polisi melakukan penyisiran di dekat RSUD Belitung dan Tanjungpendam. Di lokasi ini anggota tidak menemukan adanya aktivitas mencurigakan.

Para pemuda-pemudi yang diangkut ini didata dan diberi binaan. Waka Polres Belitung Kompol Irwan D Nasution, di hadapan para remaja ini mengatakan, dirinya masih memberi peringatan terhadap mereka, karena masih tertangkap satu kali.

“Kali ini kalian, hanya kami data. Jika suatu saat, diamankan kembali, maka kita akan beri hukuman lebih, bahkan penjara, karena telah menganggu ketentraman masyarakat,” ujar Kompol Irwan.

Sementara itu, Levi (15) Warga Jalan Sudirman ini mengatakan, dirinya mengakui semua apa yang telah ia perbuat. Setelah ditangkap polisi, dirinya berjanji tidak akan mengulanginya lagi, untuk mabuk-mabukan di depan umum.

“Saya kapok, tidak akan minum-minuman lagi. Saya kira cuma didata saja, tapi juga dimarah-marahin (diberi pembinaan,Red),” ujar pemuda yang mengaku sudah tidak sekolah ini.

Terpisah, Kabag Ops Polres Belitung Kompol M Nizar mengatakan, mereka yang diamankan sudah dipulangkan oleh anggota dan diantar ke rumahnya. Razia kali ini, tetap masih target minuman keras.
“Alhamdulilah dari, minggu ke minggu kita melakukan razia, banyak penurunan. Biasanya, kita amankan minimal 50 orang, kini hanya sekitar puluhan,” ujar Kompol Nizar.

Dirinya akan terus melakukan razia, hingga Belitung bebas dan bersih dari aksi minuman keras. Ketika disinggung mengenai, kasus KDRT, Nizar mengatakan, Sopian dan Winda sudah selesaikan secara kekeluargaan.

“Kita sudah mempertemukan mereka, bahkan kami sudah memberi peringatan keras, kepada Sopian yang dalam kondisi mabuk. Jika dia masih mengulanggi perbuatannya lagi, maka kami akan tindak tegas,” tegas Kabag Ops. (kin)