Polisi Tangkap Bandar Narkoba Saat di Rumah Bini Muda, Ditemukan Bong dan 4 Paket Sabu

by -

TANJUNGPANDAN-Bandar narkoba di Belitung berhasil ditangkap jajaran Reskrim dan Satnarkoba Polres Belitung. Selain mengamankan pengedar, polisi juga menangkap pelaku pengguna narkoba di Tanjungpandan. Berdasarkan informasi yang dihimpun Belitong Ekspres, bandar narkoba ini berinisal JA (37) warga Jalan Hasan Saie Tanjungpandan dan pemakai berinisial Ok (30) warga Jalan Jenderal Sudirman Perawas RT 42 RW 14 Tanjungpandan.

Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara membenarkan adanya penangkapan kedua pelaku tersebut. Menurutnya, kedua pelaku diamankan Kamis (11/2) malam lalu, di salah satu kawasan Tanjungpandan.

Kapolres menjelaskan, penangkapan ini berawal saat polisi mengejar pemakai narkoba yakni pria berinisial OK, di salah satu rumah makan Padang di Jalan Air Raya. Dari tangan pelaku polisi berhasil mendapatkan dua paket sabu yang beratnya belum diketahui.

“Pelaku (OK,red) tak bisa mengelak lantaran, saat diperiksa, polisi menemukan dua paket sabu yang diselipkan di saku celananya,” ujar Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara kepada Belitong Ekspres, Senin (15/2) kemarin.

Setelah menangkap pelaku, polisi melakukan penyidikan. Dari hasil penyidikan, pelaku mengakui barang tersebut miliknya. Katanya, ia mendapatkan barang haram itu, dari JA dengan harga pe rpaket Rp 500 ribu.

Mengetahui hal itu, polisi langsung menuju ke kediamanya JA di kawasan Kebun Jeruk Tanjungpandan. Setiba di rumah JA, polisi langsung mengeledah. Saat digeledah, polisi menemukan satu buah bong dan empat paket narkoba.

“JA diamankan di rumah istri muda-nya. Kami mengamankan dua paket narkoba seharga Rp 1 juta, dan dua paket narkoba lain seharga Rp 500 ribu. Saat ini, kami masih terus melakukan penyidikan dan penyelidiakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Belitung Ipda Suroso mengatakan, kedua pelaku sudah diamankan. Untuk OK Polisi mengenakan Pasal 112 Ayat 1 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Pelaku saat ditangkap, terbukti memiliki dan menyimpan narkotika bukan jenis tanaman. Dan dari hasil BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Belitung, pelaku positif memakai narkoban. Ok diancam hukuman 5 tahun hingga 15 tahun penjara,” katanya.

Sedangakan JA, polisi mengenakan Pasal 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tenatang Narkotika. Dan saat dilakuakn tes urin BNN Kabupaten Belitung, tersangka positif mengkonsumsi narkoba.

“Pelaku diancam hukuman mati, atau seumur hidup. Sebab, tersangka diduga, mengedarkan dan menggunakan serta menyalagunakan narkoba, golongan I bukan jenis tanaman,” pungkasnya.(kin)