Polres Belitung Amankan 17 Orang Dalam Operasi Pekat Menumbing

by -
Polres Belitung Amankan 17 Orang Dalam Operasi Pekat Menumbing
Kabag Ops Polres Belitung, Kompol Poltak Purba.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Jajaran Polres Belitung berhasil mengamankan sebanyak 17 orang dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Menumbing 2021 yang digelar selama dua pekan, Selasa (31/3) hingga Minggu (11/4).

Namun, untuk yang naik ke tingkat penyidikan hanya dua orang. Yakni Target Operasi (TO) pencurian dan salah satu penjual minuman beralkohol tanpa izin di kawasan Jalan Air Baik, Tanjungpandan.

“Ada 17 orang kita amankan. 15 diantaranya tidak dilakukan penahanan melainkan diberikannya pembinaan,” kata Kabag Ops Polres Belitung Kompol Poltak Purba kepada Belitong Ekspres, Kamis (15/4) kemarin.

Mereka yang dibina merupakan kasus judi, premanisme hingga pencurian di salah satu masjid. Kompol Poltak menjelaskan alasan judi tidak ditahan lantaran berbagai pertimbangan. Salah satunya adalah masalah kerugian. “Untuk pencurian tidak ditahan lantaran permintaan dari pengurus masjid,” jelas pria Jebolan AKPOL tahun 2007.

Sedangkan untuk TO kasus pencurian, Satreskrim Polres Belitung mengamankan tersangka LG pria berusia 22 tahun di kediamannya di Jalan Veteran, Tanjungpandan, Selasa (31/3) lalu.

Sebelumnya, LG melalukan pencurian di depan pusat pembelanjaan Barata pada Oktober 2020 lalu. Pada saat itu korbannya parkir motor. Di jok depan motor korban ada tas yang berisikan uang dan handphone.

“Melihat korban lengah, tersangka langsung beraksi. Atas peristiwa tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 3 juta. “Dalam kasus ini, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUHP. Ancaman hukumannya 6 tahun penjara,” terangnya.

Kompol Poltak menambahkan, untuk Tipiring jajarannya mengamankan satu box minuman beralkohol yang berisikan 12 botol. Minuman tersebut di salah satu toko yang ada di Jalan Air Baik. “Kita tangkap saat anggota melakukan patroli. Untuk kasus tersebut akan kita proses Tindak pidana ringan (Tipiring),” pungkasnya. (kin)