Polres Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Mantan Istri

by -

*Ratusan Warga Ikut Menyakskan Jalannya Rekonstruks

beltim-edisi-20-januari-2017(feat)
Suasana Rekontruksi di lokasi kejadian pembunuhan atas Korban (Mantan Istrinya,red) oleh Pelaku (Mantan Suaminya,red), di kawasan Danau Simpor Dusun Danau Nujau, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kamis (19/1) kemarin.

GANTUNG – Polres Belitung Timur (Beltim) menggelar rekontruksi kasus pembunuhan seorang wanita yang dilakukan oleh mantan suaminya. Rekontruksi dimulai sekitar pukul 09.30 WIB, di lokasi kejadian pembunuhan tersebut, yakni di kawasan Danau Simpor Dusun Danau Nujau, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kamis (19/1) kemarin.

Hadir menyaksikan rekontruksi, Kapolres Beltim AKBP  Nono Wardoyo, Kasat Reskrim AKP. Yogi Pramagita, dan Kasi Pidum Kejari Beltim, Amardi P Barus, dan d isekitar lokasi rekontruksi pun, nampak ratusan masyarakat sekitar juga terlihat antusias menyaksikan jalannya reka ulang. Polisi juga memasang garis pembatas agar maayarakat tidak menganggu jalannya reka ulang.

Usai rekontruksi, Kapolres Beltim AKBP Nono Wardoyo, mengatakan bahwa rekontruksi dimaksudkan untuk memperjelas perbuatan yang dilakukan pelaku.¬†“Rekontruksi untuk memperjelas bagaimana kejadian sebenarnya, karena saat kejadian tidak ada saksi,” ujar Kapolres.

Disampaikan Kapolres, Bahwa kegiatan rekontruksi ini guna memperjelas adegan demi adegan yang dilalukan oleh tersangka saat melakukan perbuatannya karena saat kejadian seorang diri, alias tidak adanya saksi.

Pantauan di lokasi rekontruksi, pelaku terlihat tenang saat melakukan adegan demi adegan perbuatannya. Total ada 14 adegan di empat TKP berbeda yakni lokasi pembunuhan, warung kopi tempat korban bekerja, penggilingan padi tempat pelaku mengambil karung dan lokasi pembuangan barang bukti. Dan di Identifikasi adegan ke 6 pelaku melakukan pembuhunan dengan cara mencekik leher korban.

“Kalau dugaan kami ini dilakukan dengan cara spontanitas. Mungkin ada sakit hati yang dilakukan oleh korban sehingga tersangka melakukan hal tersebut,” tutup Kapolres.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal berlapis yakni 338 KUHP ancaman dilapis dengan pasal pembunuhan berencana.

(feb)