Polres Pecat Oknum Polisi “Narkoba”

by -

*Sidang Etik Tak Dihadiri Pelaku

TANJUNGPANDAN-Polres Belitung secara resmi memecat Bripka Eko Harry Purwanto, DPO (Daftar Pencarian Orang) yang diduga kuat menjadi perantara kasus peredaran narkoba di Belitung. Pemecatan itu dilakukan saat sidang etik yang dilaksanakan di Aula Polres Belitung, Rabu (31/8) kemarin.

Sidang tersebut tidak dihadiri oleh oknum polisi itu. Sebab, hingga saat ini polisi yang bertugas di Sabhara Polres Belitung itu tidak diketahui keberadaannya, setelah mencuat berita tentang kasus narkoba yang melibatkan oknum polisi itu.

Wakapolres Belitung Kompol Muhammad Nizar seizin Kapolres Belitung AKBP Sunandar mengatakan, pihaknya sudah melakukan sidang itu. Hasilnya, pihak Polres mutuskan pemecatan Bripka Eko. “Selain itu, kami juga mencabut hak-hak Bripka Eko, seperti tunjangan-tunjangan dan gaji,” kata Kompol Muhammad Nizar, kepada Belitong Ekspres, usai sidang di Mapolres Belitung, kemarin.

“Polisi ini, direkomendasi untuk dipecat lantaran kasus narkoba. Selain itu, saat penangkapan dan dilakukan tes urin, dia (Eko,red) dinyatakan positif,” sambungya.

Wakapolres Belitung meminta kepada seluruh polisi di Belitung, agar tidak main-main dengan narkoba. Mantan Kapolsek Tanjungpandan ini, akan menindak tegas, anggota polisi yang bertugas di Belitung jika terbukti menyalagunakan narkoba

Sebelumnya, oknum polisi ini diamankan Polres Belitung saat tim gabungan meringkus Fikri Andika (24) warga Jalan Pemuda RT 3 Lesung Batang dan Widianto (33) warga Jalan Diponegoro, Selasa (12/4) malam, lantaran mendapati membawa narkoba jenis sabu.

Setelah keduanya diamankan dan diintrogasi, mereka mengaku mendapatkan barang haram tersebut, dari Bripka Eko. Namun, sayangnya setelah adanya pengakuan itu Eko langsung melarikan diri. Polisi sempat mengamankan polisi itu. Namun, usai proses penyidikan dan tes yang dilakukan Propam Polres Belitung, polisi ini kabur, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui keberadaannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, diduga polisi berpangkat bripka ini mendapatkan barang setan itu dari Masrawi alias Kacha, (DPO) Polres Belitung, yang berhasil diringkus di Bandara HAS Hanandjoeddin, Sabtu (27/8) lalu.

Seperti diberitakan Belitong Ekspres, Selasa (30/8), setelah beberapa lama diincar, akhirnya bandar narkoba di Belitung berhasil disergap Jajaran Polres Belitung, Sabtu (27/8) lalu. Pelaku yang diketahui bernama Masrawi alias Kacha alias Kacong (34)  warga Jalan Kamboja III RT 20 RW 5 ini, ditangkap di Bandara HAS Hanandjoeddin, usai turun dari pesawat.(kin)