Polresta Garap TI Lagi

by -

KUCING-KUCINGAN antara aparat dengan penambang di Kota Pangkalpinang mulai lagi.  Setelah penertiban TI rajuk di Pangkallarang, kali ini pihak kepolisian resor Pangkalpinang menyambangi belakang perumahan Citraland, kelurahan Bacang kecamagan Bukit Intan.

fa-ti
Penambang Hanya Pasrah Saat Peralatan Mereka Diangkut Aparat. FOTO: JULIADI/BABEL POS

DENGAN dipimpin wakapolres Pangkalpinang, Kompol Dadang Wijaya pihak Polres Pangkalpinang menurunkann sekitar 40 personel menertibkan TI illegal itu.  Pihak kepolisian mulai bergerak dari Mapolres Pangkalpinang sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (5/6/2017) melaksanakan apel gabungan dalam rangka persiapan penertiban TI illegal. Sesuai dengan laporan masyarakat, pihaknya mengambil wilayah kolong di belakang perumahan Citraland yang sudah meresahkan aktifitasnya.

“Kita turunkan sekitar 40 orang personel untuk melakukan penertiban TI ini. Tim gabungan Polres Pangkalpinang turun langsung ke lokasi penertiban,”ungkap kasat intelkam Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra yang ikut dalam penertiban.

Selain Kasat Intelkam, beberapa pejabat teras di Polres Pangkalpinang ikut dalam penertiban yakni Kasi Propam, Ipda Eddy Syuadi, KBO Sat Reskrim Pplres, Iptu Ruben Isaak, KBO Sat Intelkam, Ipda Joniarto serta tim gabungan dari sabhara, sat binmas, sat reskrim dan intelkam turun ke lokasi penertiban.

Dari hasil penertiban itu, beberapa pekerja berhasil diamankan aparat penegak hukum Polres Pangkalpinang. Yakni, Asbari (38) warga Air Itam Gang Merah Delima Empat Pangkalpinang. Kemudian, Saparudin (44) warga Pasir Putih, kecamatan Bukit Intan Pangkalpinang.  Selain pekerja dan pemilik pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa 10 drum plastic kosong, dua unit mesin robin, tujuh gulung selang, satu unit mesin quin, serta beberapa barang bukti lain.

“Barang bukti di lokasi kejadian kita sita dan titipkan ke rupbassan Kota Pangkalpinang. Kita juga menyita satu unit mesin rajuk dan mesin air. Serta dua unit mesin sedot. Kedua pelaku kita mintai keterangan lebih lanjut,”urai Adi Putra.

Lebih jauh, sekitar pukul 11.00 WIB pihak kepolisian selesai melaksanakan penertiban tambang illegal itu. Dalam penertiban suasana berjalan aman dan terkendali. Para pekerja dan pemilik tidak melakukan perlawanan saat dirazia petugas gabungan dari Polres Pangkalpinang.  “Pelaksanaan berjalan tertib, aman dan lancar. Tidak ada perlawanan dari para pekerja tambang itu,”tukas Adi Putra.(tob)