Postingan Kekecewaan Isyak Terhadap Kinerja PLN Viral!

OYO 399 Kelayang Beach Hotel
Isyak Meirobie

Kolase tangkapan layar postingan kekecewaan Isyak Meirobie yang viral di Forum Komunikasi Masyarakat Belitung.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – “Waktunya hampir habis,” begitulah ungkapan kekecewaan Wakil Bupati Belitung, Isyak Meirobie terhadap kinerja Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kabupaten Belitung. Kekecewaan itu ia bagikan dalam grup Facebook Forum Komunikasi Masyarakat Belitung, Senin malam (10/11).

Kesabaran orang nomor dua di Belitung ini, tampaknya sudah habis. Hal itu setelah menanti dan memberi kesempatan luas kepada jajaran PLN dengan mengirimkan “Surat Cinta” untuk memperbaiki mesin-mesin pembangkitnya beberapa waktu lalu.

“Maka malam ini, Kami terpaksa potong kompas. Bukan tak hormat dengan jajaran pimpinan PLN di Pulau Belitung sampai tingkat Sumatera ataupun sampai level PLN pusat,” tulis Isyak. Barusan sekitar dua jam, postingan itu langsung viral, dengan ribuan like dan ratusan komentar netizen.’

Baca Juga:  Sukses! BFU Band Juara BE Music Festival 2019

Beragam tanggapan dari para warganet. Mereka mendukung penuh langkah Isyak yang telah menyampaikan pesan penting melalui Whatsapps kepada Menteri BUMN, Erikh Tohir dan Kepala Staf Presiden RI, Jenderal (purn) Moeldoko serta Menteri Sekretaris Negara RI, Pratikno.

Ketiga orang tersebut dikirimi pesan oleh Isyak lantaran banyaknya aduan masyarakat terhadap kondisi krisis listrik di Belitung yang keluhkan kinerja PLN. “Kita tunggu respon beliau beliau akan hal ini. Kami akan Selalu bersama masyarakat dalam suka dan duka. Bukan lagi soal Belitung dan Belitung timur,” tegas Isyak.

Isyak menjelaskan dirinya bersama Bupati Belitung, Sahani Saleh akan terus bekerja sampai kondisi ini kembali baik, walaupun menurutnya bukan kewenangan pihak Pemerintah Kabupaten Belitung. Namun itu tetap masalah di Belitong adalah masalah keduanya sebagai pimpinan daerah.

Baca Juga:  Jumat Pukul 02.06 WIB, Listrik di Pulau Belitung Kembali Normal

“Kami tidak diam dan akan terus kerja dan kerja. Beberapa hari lalu pak Bupati telah hadir di Bandung utk mempersiapkan hadirnya pembangkit listrik tenaga surya di Belitung, namun membutuhkan waktu setahun dalam proses pembangunannya. Namun ini harus ditempuh ketimbang diam pasrah,” jelas Isyak.

Penegasan terhadap PLN itu, juga dilakukan Isyak karena menurutnya semakin hari semakin parah kinerja serta pemadaman yang tidak mengetahui waktu. “Karena kami tak mau masyarakat kami merasa di”teror” oleh padam nya aliran listrik yang sudah tak bisa diketahui waktunya kapan dan dimana,” sebutnya.

Kata Isyak, mesin PLN yang bermasalah menandakan bahwa mesinnya memang sudah tak layak dan tak bisa diandalkan. Untuk itu dia menuntut supaya PLN memgganti mesin yang dikabarkan PLN sering rusak. “Tuntutan kami adalah ganti mesin baru, ganti pembangkit dengan energi lain,” pungkasnya. (mg1)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply