Preman Jangan Ganggu Juru Parkir

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

PANGKALPINANG-Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pangkalpinang berjanji akan menindak tegas preman yang memungut dari petugas parkir.Bahkan jika petugas Dishub yang bermain maka akan dipecat.
Hal itu ditegaskan Kepala Dishubkominfo Pangkalpinang, Anggo Rudi dalam pertemuan Dishubkominfo, kepolisian dan seluruh juru parkir yang ada di wilayah Pangkalpinang, Sabtu (31/1).”Kami akan koordinasi dengan polisi untuk menangani preman yang memungut maupun yang mengganggu petugas parkir. Pihak kepolisian juga akan menggelar Operasi Cempaka untuk menangani premanisme. Kalau yang kurang ajar itu pegawai saya,saya akan tindak. Saya akan berhentikan,”tegas Anggo.
Dikatakan Anggo, pihaknya juga akan menyiapkan perlengkapan khusus untuk juru parkir yang ada dibawah komando Dishukominfo. Beberapa perlengkapan tersebut yakni baju seragam khusus parkir yang akan disertakan nama serta nomor registrasi parkir, rompi parkir serta ID Card nya. “Jangan coba-coba meminjamkan baju parkir atau ID card ke pihak lain dan juru parkir yang lain, karena ditakutkan terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Selain itu jangan lakukan pemindahan lokasi parkir,”pintanya.
Anggo juga mengharapkan juru parkir berlaku sopan dan santun. Ia meminta petugas parkir membantu saat kendaraan akan masuk dan keluar dari lokasi parkir. Dijelaskannya, retribusi kendaraan parkir harus sesuai tarif. Tarif yang ditentukan dalam Peraturan Daerah (Perda) yakni Rp 1.000 per motor dan Rp 2.000 untuk mobil.
Ia menegaskan, juru parkir tidak boleh memaksa minta uang parkir. Untuk itu, pihaknya akan melakukan penertiban parkir liar di berbagai titik, terutama parkir di Pasar Pagi. Hal ini dilakukan agar dapat diatur serapi mungkin sesuai aturan yang berlaku. “Jangan ambil retribusi parkir ganda. Seharusnya motor seribu rupiah bukan dua ribu. Dan kita akan kerjasama dengan pihak kepolisian melakukan penertiban parkir liar dan akan kita tanggap,”tukasnya.
Sementara AKBP Hendriansyah mengimbau kepada juru parkir agar bersikap tenang serta berlaku wajar. Menurutnya jika juru parkir dapat bersikap seperti itu dijamin pengunjung pasti membayar uang parkir. Lanjutnya, untuk pengendara setiap motor parkir harus pasang pengaman baik itu dari standar motor maupun pengaman tambahan.
Katanya, kunci kontak motor harus dicabut dikarenakan banyak kriminalitas serta banyaknya kasus kendaraan yang hilang yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.”Petugas parkir harus memperhatikan kendaraan yang diparkirkan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, tetapi pengendara juga harus waspada agar tidak meninggalkan kendaraan dalam keadaan tidak terkunci,”tukasnya.(Cr61)

Baca Juga:  MUI Pantau Pendirian Koperasi Syariah Babel

Rate this article!
Tags:
author

Author: