Program Studi Pariwisata Bakal Berdiri di Beltim

Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah

Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2015-2019 diarahkan pada pembangunan manusia Indonesia. Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) berupaya menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM)yang handal dengan kesesuaian potensi daerah.

RajaBackLink.com

Demikian juga pada 2019 dan seterusnya, arah dan kebijakan pembangunan tentu menguatkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan bersaing dengan tenaga asing. Berkaitan dengan itu, Pemerintah Provinsi Babel menginisiasi, apa sebenarnya yang menjadi karakteristik dari Pulau Belitung. Satu di antaranya adalah mengkedepankan pariwisata.

Dalam upaya mewujudkan hal tersebut, Pulau Belitung telah memiliki dua SMK Pariwisata yang berada di Tanjungpandan dan Tanjung Binga. Namun keberadaan SMK dirasakan belum cukup untuk meningkatkan daya saing dan pengelolaan potensi kepariwisataan.

Baca Juga:  BGISKM 2019 Sukses Digelar

“Kalau nantinya dua SMK di Belitung ini mereka sudah selesai, maka diperlukan peningkatan kemampuan baik kemampuan general maupun teknis,” ungkap Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah kepada Belitong Ekspres, Rabu (3/7) kemarin.

Untuk itulah, Pemerintah Provinsi Babel menggagas perlunya menghadirkan program studi pariwisata di Pulau Belitung yang direncanakan di Kabupaten Beltim. “Karena Beltim kelihatannya welcome sekali, untuk pengembangan prodi tersebut,” sebut Wagub yang akrab disapa Pateng.

Dikatakan Pateng, saat ini Pemerintah Provinsi Babel sudah mulai bergerak dan merencanakan pembangunannya. Sejauh ini persiapan hanya menunggu masalah kepastian lokasi dan legalitas lahan. Setelah dimiliki, selanjutnya segera dilakukan pembahasan anggaran dan pembangunan.

Baca Juga:  Orkestra Siap untuk Majukan Belitung, Dorong Kemudahan Perizinan Maskapai

“Harapan kami, di 2020 kita sudah menerima mahasiswa. Saya belum sempat, tapi saya ditugaskan secara khusus oleh pak Gubernur untuk membahas dan membicarakan hal ini secara bilateral dengan Bupati Beltim,” kata Pateng.

Keoptimisan juga diungkapkan Pateng, bila realisasi program studi pariwisata terwujud. Setidaknya, sektor pariwisata di Pulau Belitung akan seimbang di dua Kabupaten yakni Belitung dan Beltim.

“Kalau sudah, saya yakin dalam kita memposisikan pulau Belitung yang mengkedepankan kepariwisataan maka akan kita lihat menyeimbangkan antara Belitung dan Beltim. Kalau euforia saat ini, wisatawan banyak bermain di Belitung tapi suatu saat akan jenuh disana mereka akan bergeset kearah timur (Beltim),” ucap Pateng. (msi)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply