Prostitusi Online Dimata Finalis Putri Indonesia

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

Seperti Bunga yang Tidak Disiram

PANGKALPINANG – Beberapa bulan terakhir kasus-kasus prostitusi marak terdengar, baik yang dijalankan melalui lokalisasi bahkan yang terbaru sering terdengar dilakukan di kos-kosan, atau secara online hingga membahayakan nyawa.
Menanggapi hal itu, finalis Putri Indonesia Berbakat Bangka Tengah (Bateng), Indri Indrawati melihat para perempuan yang terjun ke dunia hitam sebagai pekerja seks komersial layaknya bunga yang tidak disiram.
“Saya sebagai perempuan kasihan melihat mereka kenapa mau masuk ke dunia itu. Padahal ada pekerjaan lain yang halal, mungkin mereka yang masuk ke dunia itu kurang dibekali dengan nilai-nilai moril dan nilai agama dari orang tua dan keluarganya, mereka seperti bunga yang tidak disiram,” tutur Indri indrawati kepada Radar Bangka, Rabu (29/4), kemarin.
Ia mengaku tidak asing lagi dengan kegiatan prostitusi. Sebab ia memiliki seorang teman yang juga terjun ke dunia tersebut. “Ya teman saya juga ada yang bekerja sebagai PSK, itupun saya tahu dari teman saya yang lainnya, dia tidak memberitahu saya, saya juga heran melihat teman saya itu, dia tidak kerja tapi punya penghasilan dan hidupnya lumayan makmur, ternyata dia bekerja sebagai PSK,” terangnya.
Mengetahui hal itu, Indri mencoba untuk memberikan pemahaman tentang bahaya maupun dampak lainnya apabila terus-menerus menggantungkan kehidupan yang dijelaskan Indri sebagai dunia yang hanya memberikan keindahan sesaat.
“Setelah saya tahu, saya berusaha menasehati dia untuk berhenti dari pekerjaan haram itu, tetapi dia sudah tidak mau keluar dari dunia itu, mungkin dia sudah merasa nyaman dengan pekerjaan dan uang haram itu,” ungkapnya.
Selain itu, kata indri, prostitusi online maupun melalui kos-kosan mempunyai resiko yang lebih besar ketimbang prostitusi lokalisasi. “Setahu saya dari media-media yang sedang marak memberitakan kasus pembunuhan PSK itu kan lewat online prostitusinya, dan yang dikos-kosan itu juga sangat berbahaya, karena mungkin mereka tidak kenal dengan pria hidung belang itu dan niat buruknya, dan tidak ada keamanan, kalau prostitusi lokalisasi kan sepengetahuan saya ada keamanannya, tapi lebih jangan tidak jangan sampai masuk kedunia itu, apalagi perempuan yang masih muda dan yang seharusnya sekolah, lebih baik menyelesiakan sekolah atau kerja lain yang halal,” imbuhnya.
“Pemerintah harus lebih memperhatikan kasus prostitusi ini, tempat-tempat lokalisasi itu kalau bisa ditutup, sering melakukan razia-razia ke penginapan dan kost-kostan yang bebas, perempuan yang bekerja sebagai psk itu kalau bisa dikasih bimbingan dan pelatihan kerja, supaya tidak bergelut didunia prostitusi lagi dan bisa mencari uang dengan halal,” tutupnya. (cr64)

banner 1200x200

Baca Juga:  Elfandi Pantau Atlet Atletik Jarak Jauh di Pengalengan Bandung
Tags:
author

Author: