PT PAN, Sang Pemilik Hotel Fairfield Belitung Divonis Denda Rp1,15 Miliar

by -
PT PAN, Sang Pemilik Hotel Fairfield Belitung Divonis Denda Rp1,15 Miliar
Headline koran Harian Belitong Ekspres, Selasa (9/3).

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – PT  Panca Anugrah Nusantara (PAN) divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpandan, Belitung. Terdakwa korporasi kasus reklamasi Pantai Air Saga itu dijatuhi hukuman denda Rp 1.150.000.000 (Rp 1,15 miliar).

Pasalnya, perusahaan pemilik Hotel Fairfield by Marriot Belitung tersebut dinilai bersalah telah melanggar Pasal 109 Jo Pasal 116 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkugan Hidup.

Putusan Pengadilan Negeri Tanjungpandan lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksanan Negeri (Kejari) Belitung. Sebelumnya, JPU Kejari Belitung menuntut perusahaan itu dengan denda Rp 1.250.000.000 (Rp 1,25 miliar).

Juru Bicara PN Tanjungpandan Rino Adrian Wigunadi mengatakan, sidang putusan tersebut sudah digelar Rabu (3/3) sore lalu. Dalam amar putusan, Majelis Hakim menyatakan terdakwa PT PAN terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah.

“Perusahaan tersebut terbukti melakukan tindak pidana. Yakni badan usaha yang melakukan usaha dan/atau kegiatan tanpa memiliki izin lingkungan, sebagaimana dakwaan,” kata Rino kepada Belitong Ekspres, Senin (8/3) kemarin.

Oleh sebab itu, perusahaan itu dikenakan hukuman denda. Dalam hal ini, PN Tanjungpandan memberikan batas waktu satu bulan kepada PT PAN untuk membayar denda.

“Setelah mendengar vonis tersebut, PT PAN melalui pengacaranya dan JPU memilih untuk pikir-pikir selama satu Minggu,” terangnya.

Sementara itu, kepada Belitong Ekspres JPU Kejari Belitung Jaksa Tri Agung mengatakan, pada Rabu (10/3) besok pihaknya akan memberikan jawaban atas putusan dari PN Tanjungpandan.

Agung mengungkapkan, jika kedua belah pihak menyatakan menerima dengan putusan PN, maka Kejari Belitung akan membuat pernyataan D2 kepada perusahaan tersebut.

“Istilah D2 yakni menanyakan kesanggupan PT PAN untuk membayar denda. Jika sanggup harus dibayar dengan jangka waktu yang ditentukan,” pungkasnya. (kin)