PT. Timah Alokasikan CSR Rp. 1,6 Miliar

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Tidak Menutup Kemungkinan Anggaran akan Bertambah

MANGGAR – Pada tahun 2015 ini, PT Timah Persero akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1.600.000.000,- untuk Program Kerja Corporate Social Responsibility (CSR) di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Jumlah ini berkurang Rp. 400.000.000 dari rencana CSR tahun 2014 lalu, yang mencapai Rp 2.000.000.000. Namun anggaran ini masih berupa rencana, tidak menutup kemungkinan realisasi anggaran CSR akan bertambah.

Hal ini terungkap dalam Rapat Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Timah dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim, Selasa (10/2) kemarin, di Ruang Rapat Bupati Beltim.
Rapat yang dipimpin Bupati Beltim Basuri T Purnama ini dihadiri oleh Ketua DPRD Beltim Tom Haryono, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Beltim serta pimpinan satuan kerja terkait. Sementara itu, dari pihak PT. Timah dihadiri oleh Direktur Operasi Ahmad Subagdja, Direktur Umum dan SDM Akhmad Rosidi, Sekretaris Perusahaan Agung Nugroho, serta pimpinan manajemen lainnya.

banner 1200x200

Baca Juga:  Toyota Yaris Terbaru Banyak Mengadopsi Kekuatan Mazda

Dalam rencana kerja CSR tahun 2015 di Kabupaten Beltim, PT Timah akan mengalokasikan Rp 480 juta untuk sarana prasarana umum, Rp 400 juta untuk pendidikan, pelatihan dan keagamaan, Rp 240 untuk pariwisata, budaya dan olah raga, Rp 320 juta untuk kesehatan dan lingkungan, serta Rp. 160 juta untuk sosial.

“Sesuai seperti yang kita bicarakan, CSR harus menganut asas kehati-hatian. Yang jelas harus ada dampak timbal balik dari pengeluaran itu. Pengeluaran CSR ini kan harus disalurkan ke masyarakat yang berguna. Namun tentu saja harus ada timbal balik ke bagaimana produksi (keuntungan) itu sendiri,” jelas Corporate Secretary PT Timah Agung Nugroho.

Namun Agung menekankan jika rencana anggaran tersebut masih bisa bertambah tergantung kondisi harga timah di pasaran dan jumlah produksi.

Baca Juga:  Kuliner Ramadan Golden Tulip Essential 'Bius' Lidah Pengunjung

“Rp 1,6 milyar itu masih tergantung asumsi-asumsi saja. Pada pelaksanaannya nantikan tergantung pada kondisinya saat itu. Dimana selama ini realisasinya sendiri lebih dari rencana anggaran. Seperti tahun 2014 kemarin, kita anggarkan hanya Rp 2 milyar namun realisasinya naik menjadi Rp 3,3 milyar. Jika harga membaik, produksi membaik tentu anggaran CSR akan lebih besar,” kata Agung.

Sementara itu, Bupati Beltim menyambut dingin rencana anggaran CSR PT Timah untuk Kabupaten Beltim. Basuri juga mengkritisi sedikitnya jumlah lahan yang akan direklamasi.

“Kalau diibaratkan, PT Timah ini seperti seorang perjaka yang ingin melamar anak gadis kita. Sudah seharusnya mereka baik-baik sama keluarga atau orang tuanya. Yang jelas, Kita ingin semua kewajiban mereka diselesaikan dulu. Kita ingin membuat suatu sistem sehingga hutan kita jadi lebih hijau kembali,” ujar Basuri. (feb)

Tags:
author

Author: