PT Timah Resmikan Proyek Implementasi Pasca Tambang di Desa Selinsing

by -
Kampong Reklamasi Desa Selinsing
Pelepasan burung di kawasan Kampong Reklamasi Desa Selinsing, Kecamatan Gantung, Kabupaten Beltim.

belitongekspres.co.id, GANTUNG – PT Timah Tbk meresmikan Proyek Implementasi Pasca Tambang Nasional, Kampong Reklamasi Desa Selinsing yang memadukan konsep agro, energy dan edutourism. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Ridwan Jamaludin, di Kampong Reklamasi Desa Selinsing, Jum’at (12/11).

Tampak hadir mendampingi Dirjen Minerba, Direktur Operasional dan Produksi PT Timah Tbk Agung Pratama, Wakil Bupati Belitung Timur Burhanudin, Ketua DPRD Beltim Fezzy Uktolseja, Kapolres Beltim AKBP Jojo Sutarjo S.Ik dan Dandim 0414/Belitung Letkol Inf Mustafa Akbar.

Dalam sambutannya, Ridwan mengatakan proyek implementasi Kampong Reklamasi merupakan bentuk kesadaran semua pihak terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan bumi yang semakin baik.

“Industri pertambangan memang banyak mendapat kritik sebagai industri yang tidak ramah lingkungan. Tapi bagi saya, berkeyakinan sepenuhnya bahwa semua yang diciptakan Allah dimuka bumi ada manfaatnya. Tinggal bagaimana kita menggunakan ilmu kita agar membawa manfaat sebesar-besarnya dan menjadikannya pahala,” ungkapnya.

Ridwan yang memiliki masa kecil di Bangka mengakui kesadaran pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat sudah sangat baik. “Saya dengar juga kades, camat berperan besar untuk menggerakan masyarakat bersama badan usaha dan pemerintah menjalankan program ini,” ujar Ridwan.

Direktur Ops dan Produksi PT Timah Agung Pratama mengungkapkan kampung reklamasi ini bentuk komitmen PT Timah untuk mengembangkan program pemberdayaan masyarakat serta bina lingkungan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Serta melakukan penambangan dengan mengembangkan good mining practice yang sudah digariskan oleh pemerintah. “Kami sampaikan juga bahwa kampung reklamasi Selinsing ini bagian dari proyek rehabilitasi dari PT Timah yang mengusung tema agro energy edutourims,” ujar Agung.

PT TimahMenurut Agung, sejak tahun 90-an PT Timah sudah melakukan reklamasi yang hanya tata tambang diratakan dan tanam kembali. Namun saat ini, reklamasi diarahkan lebih bermakna dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Maka kita buat reklamasi seperti yang ada di sini (kampong reklamasi Desa Selinsing). Kemudian kita juga sampaikan, bukan hanya di Selinsing saja bahwa PT Timah sudah melaksanakan reklamasi yang mirip di Bangka Induk, tepatnya di Desa Air Jangkang setahun lalu diresmikan. Ini yang kedua di Babel oleh PT Timah, mudah-mudahan berlanjut ke tempat lain dan harapan kami jauh lebih baik yang ada,” jelas Agung.

Sementara itu, Wakil Bupati Beltim Burhanudin menyatakan Kampong Reklamasi Desa Selinsing merupakan contoh pengelolaan eks tambang. Dengan banyaknya lahan eks tambang yang masih terabaikan, Burhanudin berharap dapat terkelola dengan kegiatan produktif seperti pemberdayaan masyarakat.

“Hari ini dan kedepan kita berharap dengan koordinasi dan sinergis yang baik antara PT Timah selaku BUMN dan Pemda khususnya dalam menangani masalah-masalah pertambangan,” kata Burhanudin.

Ia berkeinginan reklamasi tidak hanya sekedar melaksanakan reklamasi atas sebuah kegiatan tambang namun perlu dipikirkan bagaimana dampak dan manfaat di reklamasi tersebut memiliki multiplier effect terhadap ekonomi masyarakat setempat. Baik itu tanaman yang ditanam atau sarana yang dibangun sehingga tidak ada kesia-siaan dari setiap anggaran yang dikeluarkan. “Kami berharap, pada hari ini kita bisa memikirkan secara bersama karena kita harus mempertimbangkan manfaatnya,” harapnya. (adv/msi)