PT Timah Tbk Bakal Reklamasi Dua Lahan Eks Tambang di Pulau Belitung

by -
PT Timah Tbk Bakal Reklamasi Dua Lahan Eks Tambang di Pulau Belitung
Rapat pembahasan rencana reklamasi bekas tambang yang dilakukan PT Timah Tbk.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – PT Timah Tbk akan melaksanakan reklamasi lahan eks (bekas) tambang di Desa Sukamandi Kecamatan Damar, Kabupaten Beltim dan Desa Bantan Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung.

Sebagai perusahaan pertambangan, PT Timah konsisten melakukan reklamasi lahan bekas tambang. Tahun 2021 ini emiten berkode TINS ini akan mereklamasi 400 hektar lahan bekas tambang yang tersebar di wilayah operasional perusahaan.

Sebelum melakukan reklamasi, PT Timah mensosialisasikan rencana reklamasi kepada masyarakat. Dalam melaksanakan reklamasi, PT Timah melakukan reklamasi dalam bentuk penanaman maupun reklamasi dalam bentuk lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Dalam sosialisasi reklamasi yang dilaksanakan dua hari ini turut menghadirkan Kabid K3LH PT Timah Tbk Unit Produksi Belitung Rheza Maulana Ibrahim, Kepala Desa dan perangkat Desa, serta mitra usaha Bumdes dan kadus setempat. Sosialisasi pertama diadakan di Kantor Desa Sukamandi, 28-29 April lalu.

“Sosialisasi ini memberikan gambaran kepada masyarakat sekitar ,bahwa sebagai pemegang IUP PT Timah Tbk akan selalu berkomitmen menjalankan peraturan pemerintah sesuai dengan regulasi serta aturan yang telah ditetapkan. D imana lahan IUP setelah pasca tambang di wilayah tidak produktif lagi wajib dilakukan reklamasi ataupun penghijauan kembali,” kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah, Anggi Siahaan.

Kendati demikian, menurut Anggi PT Timah Tbk tetap berupaya memperhatikan asas manfaat seperti pemilihan pohon yang akan cocok ditanam di lahan reklamasi. Selain itu, tidak kalah penting dengan mempertimbangkan ketergantungan masyarakat sekitar lahan itu. Sehingga bisa menentukan mana lahan yang akan diproritaskan.

Sementara itu, Sekretaris Desa Bantan Gunadi berharap, reklamasi yang akan dilakukan PT Timah ini berkelanjutan dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Sehingga nantinya, reklamasi yang akan dilakukan PT Timah dapat dirasakan langsung manfaatnya.

“Kita berharap, reklamasi PT Timah mengutamakan kepentingan masyarakat. Kedua ini dilakukan berkelanjutan tidak hanya sebatas setelah reklamasi 1-2 tahun hilang. Namun, setelah direklamasi manfaatnya bisa kita rasakan jangka panjang,” katanya. (rel)