Puluhan Liter Miras Tuak & Arak Diamankan dari Bengkel Ban Motor

by -
Jajaran Polsek Tanjungpandan, mengamankan puluhan liter tuak dan arak berikut beberapa pemuda saat kegiatan cipkon, Sabtu (16/3) malam. (foto Ist)

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Sebanyak puluhan liter minuman keras (miras) jenis tuak dan arak diamankan Jajaran Polsek Tanjungpandan, saat kegiatan cipta kondisi, Sabtu (16/3) malam. Miras itu didapat dari bengkel ban motor daerah Gunung Payung, Kelurahan Pangkallalang.

Kapolsek Tanjungpandan AKP Agus Handoko SH mengatakan, kegiatan cipta kondisi ini rutin dilaksanakan tiap minggu. Targetnya, yakni upaya menjaga keamanan, ketertiban masyarakat jelang pemilihan umum (pemilu) 2019.

Selain itu, sebagai upaya untuk minimalisir terjadinya kecelakaan disebabkan oleh pengaruh alkohol. Pasalnya, di Kabupaten Belitung sering kali terjadi kecelakaan maut yang disebabkan pengaruh oleh miras tersebut.

Adapun sasaran penertiban kali ini yaitu pusat keramaian, titik kumpul remaja, lokasi kegiatan masyarakat serta tempat penjualan minuman beralkohol di Kecamatan Tanjungpandan.

“Dari bengkel ini kita amankan barang bukti berupa 1 buah ember berukuran 20 liter berisi tuak, 10 kampil arak, dan 1 buah jerigen ukuran 20 liter berisi Arak,” ujar Kapolsek Tanjungpandan AKP Agus Handoko.

Tak hannya miras, dari penindakan tersebut, Polsek Tanjungpandan juga mengamankan pemilik bengkel berinisial MR dan satu orang pegawainya YN (33). “Untuk barang bukti sudah kita amankan di Mapolsek Tanjungpandan,” ujar AKP Agus Handoko.

Kapolsek menambahkan, penertiban miras di lokasi tersebut juga merupakan tindak lanjut dari laporan masyarkat. Sebab, mereka resah dengan adanya penjualan minuman haram di kawasan itu.

Mendapat informasi ini, jajaran polsek langsung melakukan penggerebekan. “Dalam waktu dekat kita akan dalami laporan masyarakat mengenai adanya, penjualan arak di tempat-tempat lain,” pungkas mantan Kasat Intelkam Polres Belitung. (kin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *