Ramadan, 4 Pasangan Mesum Asyik Ngamar di Penginapan Pagar Alam

by -
Ramadan, Empat Pasangan Mesum Asyik Ngamar di Penginapan Pagar Alam
Satpol PP Kabupaten Belitung mengamankan salah satu pasangan mesum di Penginapan PA.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Satpol PP Kabupaten Belitung menggerebek 4 pasangan bukan suami istri di penginapan Pagar Alam (PA), Tanjungpandan. Mereka terciduk saat sedang kencan di masing-masing kamar penginapan tersebut, Sabtu malam (24/4).

Ke-4 pasangan mesum yang terjaring di malam bulan puasa ini yaitu berinisial CT (17), BM (18), HK (23), AR (22), Sl (33), AT (30), SA (34) dan RZ (31). Remaja di bawah umur berinisial CT kepergok bersama pria berinisial BM, dan HK bersama teman wanitanya AR (22).

Kemudian pria berinisial SI terciduk di dalam kamar penginapan bersama temannya wanitanya AT. Lantas, SA ABK asal Lampung juga diamankan petugas saat sedang asik di dalam kamar bersama teman kencannya wanita berinisial RZ.

Dalam razia ini Satpol PP bersama BNN Kabupaten Belitung dan Disdukcapil Kabupaten Belitung. Petugas gabungan sebelumnya menyisir sejumlah kontrakan, kos-kosan dan penginapan kelas melati wilayah Tanjungpandan, hingga didapati 4 pasangan mesum itu.

“Razia ini dilakukan untuk menindaklanjuti surat edaran bupati. Yakni tentang menjaga situasi kondusif selama bulan suci Ramadan. Mereka diamankan karena tidak dapat menunjukan bukti sebagai pasangan suami istri yang sah,” kata Sekertaris Satpol PP Kabupaten Belitung Abdul Hadi kepada Belitong Ekspres.

Kemudian, 4 pasangan mesum tersebut dibawa ke Mako Satpol PP Belitung untuk diakukan pemeriksaan dan pembinaan. Mirisnya lagi, saat razia di penginapan PA Tanjungpandan petugas menemukan remaja wanita yang masih di bawah umur.

Selain itu, petugas kembali mendapati adanya salah satu pasangan mesum yang sebelumnya sempat terjaring razia serupa. “Kami sangat menyesalkan karena ada satu wanita yang sebelumnya sempat terjaring razia serupa, namun kembali terjaring lagi. Bahkan kali ini dengan pasangan yang berbeda,” katanya.

Untuk memberikan efek jera, petugas kemudian memanggil kedua orang tua dari perempuan tersebut agar mengetahui perbuatan yang dilakukan oleh anaknya. Selain di penginapan, petugas juga menyisir sejumlah kontrakan dan kosan guna mengecek administrasi kependudukan.

“Di lokasi kedua, terdapat pasangan yang tidak resmi di dalam kamar sedang berduaan. Mereka menyatakan pasangan suami istri, namun ketika diperiksa buku nikah mereka mengaku nikah siri. Kita tidak percaya begitu saja, sehingga pasangan ini juga kita amankan ke Mako Satpol PP,” terang Abdul Hadi.

Oleh sebab itu, dirinya mengimbau kepada pemilik penginapan dan kontrakan agar lebih selektif dalam menerima tamu guna mengantisipasi terjadinya perbuatan asusila.

“Kami minta pengelola penginapan lebih selektif, jika bukan pasangan suami istri sebaiknya jangan diterima. Pemilik kontrakan juga sebaiknya mendata dan melaporkan identitas penghuni kontrakan kepada pihak RT setempat,” ujar Abdul Hadi.

Setelah adanya razia tersebut, Satpol PP Kabupaten Belitung juga akan melayangkan surat kepada pemilik penginapan. Sebab, penginapan PA sudah berulang kali terciduk pasangan mesum. “Apalagi saat ini bulan puasa. Untuk penginapan tersebut nanti kita akan cek mengenai masalah perizinan,” tukas ungkap mantan Camat Sijuk ini.

Sementara itu, SA mengatakan, dia baru pertama kali menginap di Belitung. Dia menjelaskan, saat itu kapalnya bersandar di Tanjungpandan. Lalu ia memesan wanita untuk berkencan melalui aplikasi di smartphone. “Setelah itu, kita ketemuan. Lalu menuju ke penginapan,” kata SA kepada Belitong Ekspres. (kin/rez)