Ramadan, Kafe Boleh Buka?

by -

*‎Diberikan Waktu 2 Jam, Hanya Sediakan Makanan Minuman

MANGGAR-Ada yang beda dalam penerapan peraturan soal  operasi tempat hiburan malam (THM) di Belitung Timur (Beltim) selama bulan Ramadan. Jika di sejumlah tempat lain larangan operasi THM secara total, maka lain halnya dengan yang ada di Beltim. Sebab, Pemerintah Kabupaten Beltim tetap memberikan izin buka bagi THM selama Ramadan. Hanya saja, waktu operasi dibatasi selama dua jam, mulai pukul 21.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Selain itu, meski buka diberikan beberapa syarat yang harus dipatuhi.
Informasi yang dihimpun Belitong Ekspres, selama Ramadan 1437 Hijriah, Tempat Hiburan Malam (THM), Panti Pijat, Karaoke, Live Music, dan Billiard di Beltim, diminta tidak beroperasi total. Lantas, hanya diberikan waktu selama dua jam per hari berlaku satu hari sebelum Ramadhan hingga satu hari setelah hari Raya Idul Fitri.

Selama pembatasan waktu dua jam operasi ini, penyelenggaran THM hanya diperkenankan untuk menjual makanan dan minuman non-alkohol dan dilarang menyediakan fasilitas musik dan karaoke. Ketentuan ini diberlakukan melalui Instruksi Bupati Beltim, Nomor 451/009/V/2016 tentang Penertiban Kafe, Karaoke, Restauran, Rumah Makan, Warung Kopi, Tempat Hiburan Warga Masyarakat Beltim selama Bulan Suci Ramadan 1437H/2016 M.

Instruksi tersebut ditandatangani Bupati Beltim, Yuslih Ihza, SE, tertanggal 3 Mei 2016 dan ditujukan kepada Kepala SKPD, Instansi, Camat, Kepala Desa, Pengusaha, Pimpinan kafe, karaoke, restauran, rumah makan, dan warung kopi serta tempat hiburan lainnya yang ada di Kabupaten Beltim.

Bupati juga menginstruksikan tidak ada pertunjukan musik atau hiburan rakyat selama Ramadhan. Selain itu, Dalam Surat Edaran yang dikeluarkan Bupati, bahwa warga juga tidak diperkanankan untuk memperjualbelikan petasan dan bermain meriam bambu serta membunyikannya terutama saat umat muslim menjalankan Ibadah Shalat Tarawih.

Sementara itu, Kasat Pol PP kabupaten Beltim, Sudiono melalui Kasi Ops Satpol PP Beltim Nazirwan, membenarkan adanya edaran tersebut. Nazirwan menyatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan instruksi Bupati tersebut.

“Kami akan lakukan pengawasan sesuai instruski tersebut. Tidak ada penjualan minuman beralkohol selama Ramadhan ini. Kami akan tertibkan yang melanggar segala norma-norma yang berlaku, terutama penjualan minol dan membunyikan musik,” tegas Nazirwan, kepada Belitong Ekspres, Jumat (3/6) kemarin.(feb)