Ramadan, Panti Pijat Siap Tutup

by -

*Pekerja Bakal Pulang Kampung

TANJUNGPANDAN-Sejumlah Panti Pijat di Kecamatan Tanjungpandan menyatakan tutup saat bulan puasa, yang rencana dilaksanakan Rabu (6/6) mendatang. Itu dilakukan untuk menghormati umat muslim di Belitung, menjalankan ibadah puasa.
Mayang (bukan nama sebenarnya) salah satu pekerja di Panti Pijat Kawasan Simpang Membalong ini mengatakan, tempat dia bekerja menyatakan tutup full selama bulan puasa.

“Sebelumnya kita sudah didatangi oleh pihak kepolisian. Mereka hanya mendata dan menghimbau agar kami tidak beraktivitas selama bulan puasa,” kata Mayang, kepada Belitong Ekspres, Jumat (26/5) kemarin.

Rencana, Senin (30/5) mendatang dirinya sudah meninggalkan Pulau Belitung. Bahkan, wanita asal Bandung Jawa Barat ini, mengaku tidak akan kembali lagi di Belitung. Sebab, kondisinya saat ini sepi. “Selama di Belitung kami mulai menabung. Dan hasilnya sudah lumayan, rencana saya akan buka warung kecil-kecilan di Bandung,” katanya.

Sementera itu, di Panti Pijat di Kawasan Pilang dengan pemilik yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dirinya belum mendapat informasi adanya penutupan panti pijat selama bulan puasa. Dirinya mengaku sering membaca di koran, rencana Pemerintah Kabupaten Belitung hanya menutup tempat hiburan malam, bukan panti pijat. Dia tetap menghormati, aturan dari Pemda, jika diharuskan tutup selama bulan puasa.

“Saya belum mengetahui adanya informasi itu. Yang kami tahu, kafe-kafe harus tutup selama bulan puasa. Jika kita haruskan tutup, maka kami akan mentaati aturan itu,” katanya.

Terpisah, Kasat Intelkam Polres Belitung Iptu Ponijan seizin Kapolres Belitung AKBP Sunandar mengatakan, dirinya sudah mendata dan mengunjungi tempat hiburan malam (THM) serta panti pijat di Belitung.  “Awalnya mereka ketakutan. Setelah kami jelaskan kedatangan kita bukan untuk razia, akhirnya mereka terbuka dengan kami,” katanya.

Diungkapkan Iptu Ponijan, dalam hal ini pihak Polres Belitung membeck up Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung, yang melarang keras THM di Belitung buka. “Intinya kita dukung apa yang dilakukan pemda. Untuk polres, sifatnya hanya membeck up,”pungkasnya. (kin)