Ranati Serius Kembangkan Tanjungtinggi

by -

*Tahun ini Target Mulai Bangun 100 Kamar, Kawasan Menyeluruh Sampai 8 Tahun

SIJUK–PT Putra Ciptawahana Sejati (PT Ranati) nampaknya mulai menunjukkan keseriusannya membangun kawasan Tanjungtinggi. Lahan yang dikuasai PT Ranati seluas 600 hektar dalam waktu dekat mulai dikembangkan lagi selain yang sudah ada sepeti Lor In Hotel dan Botanical Garden.
Dirketur PT Ranati Asriningati kepada Belitong Ekspres menjelaskan, untuk mendukung dan memajukan pariwisata serta menunjang kunjungan wisatawan di Pulau Belitung, PT Ranati akan merealisasikan rencana pengembangan kawasan baru seluas 700 hekter di kawasan TanjungTinggi.
“Kita telah mendapatkan izin lokasi dan lahan seluas 700 hekter  tersebut, sebagian besar 600 hektar telah dibebaskan dan sekitar 100 hekter masih dalam proses pembebasan,’’ ujar Asriningati, belum lama ini di Lor In Hotel Belitung.
Pada tahap awal ini, kata dia, akan dibangun 200 kamar dengan lokasi terpisah masing-masing 100 kamar. Selain itu, akan dibangun restoran dan lapangan golf. “Yang 100 room dengan desain gedung bertingkat, semoga tahun ini sudah bisa ground breaking karena pendanaannya sudah ada,’’ ungkap Asriningati.
Lantas, soal lapangan golf masih dalam perencanaan finalisasi. Sebab, untuk lapangan golf membutuhkan syarat  kepemilikan lahan yang harus jadi hak milik.  “Khusus lapangan golf memang tanah harus hak milik. Ditargetkan dalam tahun ini sudah bisa launching penjualan member golf,’’ papar dia sembari menjelaskan bangunan restoran kini sudah mencapai 80 persen.
Selain itu, di kawasan tersebut juga akan dilakukan pembangunan fasilitas pendukung lainnya seperti fasilitas ibadah, pendidikan, kesehatan. Di Botanical Garden akan diberikan tambahan fasilitas akomodasi rumah- rumah kayu yang langsung import dari Manado. Botanical Garden juga dikembangkan dengan menerima dan penjualan tanaman.
‘’Secara sporadis, pembangunan di lahan 700 hekter ini akan dilakukan pembangunan terpisah agar tidak terlokalisasi di satu titik saja sehingga kawasan bisa terbuka dan bergerak serentak. Yang pasti, kami ada rencana membangun Masjid Besar seluas  3000 meterpersegi”, ujarnya.
Asriningati lebih jauh mengatakan, pembangunan kawasan ini ditargetkan rampung keseluruhanya dalam enam sampai delapan  tahun ke depan. “Kalau dapat investor yang mau mengembangkan sekaligus besar, percepatanya akan lebih baik. Tetapi kalau saya pekirakan realistis dan logisnya mungkin tanah 700 hekter  dikembangkan secara keseluruhanya mungkin enam sampai delapan tahun secara bertahap,” terangnya.
Kendati pertumbuhan ekonomi global saat ini kurang bagus, tidak menciutkan semangat PT Ranati untuk terus bergerak. “Kami siap mehadapi itu dan menunjukan semangat keseriusanya dalam menghadapi segala rintangan yang akan dihadapi dalam pengembangan kawasan ini,’’ katanya penuh optimis.(mg4/agu)