banner 728x90

Rapim: Sanem Tegaskan Pentingnya Laporan Kinerja

Life at ease with amazing nature| Leebong island

Rapim, Sanem Tegaskan Pentingnya Laporan Kinerja

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pemerintah Kabupaten Belitung, melakukan rapat pimpinan (Rapim) di ruang sidang Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Belitung, Selasa (08/10) kemarin.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Belitung H Sahani Saleh (Sanem) tersebut, dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Belitung, H MZ Hendra Caya, dan semua Asisten Bupati Belitung.

Selain itu, rapat internal ini juga dihadiri oleh seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung, Kepala Bagian se Kabupaten Belitung, Camat se Kabupaten Belitung dan Lurah se Kabupaten Belitung.

Bupati Belitung Sahani Saleh saat ditemui Belitong Ekspres mengatakan, rapat tersebut adalah membahas kinerja pemerintah daerah selama tiga triwulan yang sudah berjalan.

“Kami membahas kinerja seluruh Organisasi OPD, khususnya triwulan pertama, triwulan kedua, dan sampai sekarang triwulan ketiga,” ujarnya.

Evaluasi yang dimaksud, kata Sanem, adalah sejauh mana capaian sekarang ini dalam hal pengelolaan keuangan yang tersalur, terlaksana, dan yang belum, sehingga diketahui hambatannya.

“Evaluasi dilakukan dari berbagai sisi, baik pelaporan dan penilaian kinerja mereka,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Sanem, penilaian kinerja sekarang ini bukan oleh orang lain, tetapi oleh diri sendiri. “Mereka harus membuat laporan hari ini, kemudian bulan ini mereka mengerjakan apa saja dan sudah berapa yang sudah dikerjakan,” ujarnya.

Sanem mengakui, banyak kinerja yang tidak dilaporkan oleh sejumlah OPD. Karena itulah pada saat penilaian pihaknya dapat kategori nilai C, karena ada kepala OPD yang tidak melapor. Sementara itu untuk saat ini, sistem pelaporannya secara online, karena menyesuaikan dengan era revolusi 4.0.

“Termasuk juga dalam pengelolaan keuangan. Jadi begitu kita kirim langsung masuk ke pusat. Serta-merta pusat juga tahu apa yang dikerjakan dan diterimanya dalam hitungan per jam,” terangnya.

Sanem pun menegaskan, bahwa pelaporan tersebut penting dilakukan oleh ASN. Bahkan, kata dia, jika tidak ada pelaporan, maka akan dianggap tidak bekerja dan akan mempengaruhi capaian kinerja.

“Kepala OPD mungkin merasakan itu (pelaporan, Red) tidak perlu, sebetulnya perlu. Makanya saya bilang, jika tidak membuat laporan maka dianggap tidak kerja,” terangnya.

Hal itu dimaksudkan Sanem untuk menyelaraskan kinerja di setiap OPD, sehingga sesuai prosedur. “Karena konsekuensinya terhadap penilaian kinerja mereka. Hal ini juga termasuk dalam pertimbangan penilaian terhadap mutasi pegawai,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Belitung, MZ Hendra Caya, mengatakan, capaian kinerja tersebut per triwulannya harus mencapai 75 persen.

“Capaian kinerja ini, per triwulan harus 75 persen, baik kegiatan fisik maupun keuangan. Dan Triwulan ini, masih ada yang di bawah (75 persen, Red) tapi akan kita usahakan dalam tiga bulan tersisa ini,” tandasnya.

(Doddy | belitongekspres.co.id)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply