Razia Bocor, Suhirman Kecewa, 3 Pengunjung MP Positif

by -

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Bangka Belitung (Babel) merazia sejumlah tempat hiburan malam di kawasan Pangkalpinang, Sabtu malam (30/12). Razia yang digelar dalam rangka Cipta Kondisi untuk menjaga stabilitas Kamtibmas menjelang tahun baru 2018. Dalam giat itu, Ditnarkoba Polda Babel melibatkan tim gabungan dengan menurunkan sedikitnya 85 orang personil gabungan dari pihak Direktorat Narkoba Polda Babel, Direktorat Shabara, Biddokkes, Propam, Subdenpom TNI AD, serta Denpom Angkatan AL

“Jadi razia malam ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Total anggota yang terlibat dalam razia gabungan ini ada 85 personil,” ungkap Direktorat Narkoba Polda Babel, Kombes Pol Suhirman kepada wartawan.

Ia menjelaskan tempat hiburan yang dirazia tim gabungan antara lain Mega Karoke, Millenium, Master Piece, Grand Vella, diskotik Xtrime dan yang terakhir diskotik Monalisa atau yang dikenal diskotik Alim. “Dari enam tempat hiburan malam yang kami lakukan razia, semua masih mengantongi izin operasional berlaku,” imbuhnya.

Di sejumlah tempat hiburan itu, beber Suhirman, aparat gabungan memeriksa identitas diri KTP, diteruskan melakukan tes urine bagi pengunjung dan pihak pengelola tempat hiburan. Hasilnya, ungkap dia, lima orang pengunjung dinyatakan positif mengkonsumsi narkotika jenis sabu, parahnya lagi tiga diantaranya adalah pengunjung karaoke keluarga, Master Piece. ” Nah di Master Piece ada tiga orang, dan dua orang lagi (positif narkoba) di tempat hiburan Xtrime,” tandasnya.

Ia menambahkan untuk pengunjung karAoke keluarga yang diamankan positif gunakan narkoba akan dilakukan pengembangan. Guna mengetahui, apakah sebatas pengguna atau juga merangkap pengedar. “Kalau memang nanti kita bisa kembangkan sumber dari mana dan sudah berapa kali dia gunakan, kita akan proses lanjut perkembangannya, namun apa bila tidak berhasil yang bersangkutan untuk kita serahkan ke pihak BNN proses rehabilitasi nanti,” tegasnya.

Kendati berhasil menjaring lima pengunjung positif narkoba. Suhirman mengeluh hasil razia tempat hiburan malam sangat tidak memuaskan. Ia menduga razia cipta kondisi jelang perayaan malam tahun baru 2018 itu telah bocor. Hal itu terlihat di sejumlah tempat hiburan malam yang disasar petugas tidak seperti biasanya karena pengunjung yang datang sangat sedikit dari malam-malam biasa. “Mungkin sudah ada informasi yang lain atau karena pengaruh cuaca saya juga belum tau, hingga pengunjung sepi,” keluh Suhirman.

Sedikitnya 120 alat tes unrine dipersiapkan untuk mengecek urine pengunjung, guna memastikan apakah pengunjung yang terjaring menggunakan barang haram tersebut.” Tapi yang kita gunakan tadi ada 115, untuk kedepannya kita akan periodik kita laksanakan razia namun kita akan razia dengan tidak lagi secara diumumkan seperti ini tapi tiba-tiba akan kita razia,” pungkasnya.(Fiz)