Razia ke Pabrik Arak, Satpol PP Belitung Hanya Angkut 41 Ember Kosong dan Bau

by -
Razia ke Pabrik Arak, Satpol PP Belitung Hanya Angkut 41 Ember Kosong dan Bau

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Dalam kegiatan razia ke pabrik arak di Gunong Lalang, yaitu wilayah perbatasan Aik Seruk dengan Buluh Tumbang, Satpol PP Belitung hanya membawa 41 ember besar dan dan kosong, Senin (13/1/2020) pagi. Terindikasi ember-ember ini digunakan untuk menampung hasil atau pun bahan pembuatan arak.

“Ini agak meleset sebenarnya. Pada Sabtu (11/1/2020) dan Minggu (12/1/2020) kemarin, aktifitas di pabrik arak sedang puncak-puncaknya,” ungkap Azhar.

Namun demikian, menurut Azhar, razia bersama Bupati Belitung hari ini, Senin (13/1/2020) bukan berarti nihil. Saat di lapangan, meski hanya menemukan banyak ember berukuran besar yang kosong, namun pihaknya masih menemukan indikasi barang bukti.

“Tadi memang araknya belum jadi (masih dalam proses permentasi), tapi kelihatannya pemilik dari pabriknya menghilangkan barang bukti. Artinya bahan baku yang sudah hampir jadi, sudah hampir panen, mereka buang ke sungai,” kata Azhar.

Selanjutnya, Azhar menyebut akan memanggil pemilik dari pabrik arak tersebut.

Saat ditanya media apakah adanya indikasi pemilik menghilangkan barang bukti bisa disebut razia yang akan dilakukan bocor.

Menjawab pertanyaan tersebut, menurut Azhar, pihaknya selalu ingin melakukan tindakan saat mendapatkan tamuan. Namun demikian, hal ini mengingat kebijakan pimpinan, yaitu Bupati Belitung yang ingin ikut serta melakukan penertiban.

Ke depan, Bupati sudah memberikan petunjuk dan instruksi. Bahwasannya jika pihak Satpol PP menemukan barang bukti, maka agar dilakukan tindakan.

“Kalau kalian temukan (Pabrik Arak), dan itu sudah A1, silahkan bergerak. kalu sudah selesai, baru lapor ke saya (Bupati Belitung),” kata Azhar menirukan ucapan saran dan petunjuk dari Bupati Belitung. (rel)

Editor: Subrata