RBE Membahas LKPj Babel 2014

by -

Komisi Jangan Coba Main Mata

PANGKALPINANG – Pimpinan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali mewanti-wanti kinerja anggotanya yang duduk di komisi. Dalam rapat bersama membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemerintah Provinsi (Pemprov) tahun 2014, anggota komisi I-IV DPRD Babel diharapkan bisa menjalankan tugasnya dengan profesional.
“Kita ingin anggota komisi dapat bekerja maksimal, dalam konteks membangun. Kalaupun ada hal-hal sifatnya perlu kita angkat, maka harus diangkat karena kita ingin ada perbaikan ke depan,” ujar Wakil Ketua DPRD Babel Amri Cahyadi kepada sejumlah wartawan, Senin (30/3) kemarin.
Amri menekankan, kepada komisi baik ketua dan anggota tidak menyembunyikan suatu temuan yang krusial yang menyebabkan kerugian, atau termanfaatkan yang tidak mempunyai poin yang jelas.
“Komisi harus memperhatikan hal itu. Makanya kami selaku pimpinan mewanti-wanti anggota dewan dalam rapat bersama pembahasan LKPj ini. Agar jangan sampai ada main mata antara komisi dan mitranya (SKPD) sehingga ada upaya menutup-nutupi temuan. Karena indikasi (main mata) pasti ada,” tegasnya.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga mengungkapkan, warning ini bisa diterima baik oleh komisi guna memberikan hasil terbaik di awal periode anggota dewan. “Ini kita harap betul, kami tidak ingin awal periode bukannya memperbaiki malah ikut merutinkan ‘aktivitas ilegal’  tersebut,” imbuhnya.
Sementara disinggung hanya beberapa dewan komisi yang hadir pada rapat bersama pembahasan LKPj Pemprov Babel 2014, Amri beralasan, bahwa pembahasan ini tidak mesti dilakukan di dalam ruangan. “Jadwal tidak mesti di ruangan, tapi ada juga yang berada di lapangan melalui pembagian tugas setiap komisi. Ada tim untuk turun ke lapangan dan ada bertugas di ruangan membahas secara administrasi laporan. Karena kita tidak ingin para mitra menyampaikan hal-hal yang baik saja,” jelasnya.(iam)