RDP Polemik Lahan di Desa Badau Hasilkan Kesepakatan

by -
RDP Polemik Lahan di Desa Badau Hasilkan Kesepakatan
Suasana Rapat Dengar Pendapat di Gedung DPRD Kabupaten Belitung, Jumat (14/2) kemarin.

Warga Badau Menyambut Baik

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Warga Desa Badau menyambut baik hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak Perusahaan PT Xinrun Sukses Internasional berkenaan dengan polemik lahan dan tanam tumbuh masyarakat, di Gedung DPRD Kabupaten Belitung, Jumat (14/2) kemarin.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II Taufik Rizani dan dihadiri anggota komisi II, yaitu Suherman, Rusdianto, Fendi Haryono, Junadi Derani, H Sukirman. Hadir juga perwakilan dari pihak perusahaan Rahman beserta Konsultan Hukum pihak perusahan Heriyanto, Kapolsek Badau Iptu Sugraito, Kades Badau Hermawan dan instansi terkait.

Adapun beberapa poin yang dihasilkan dalam RDP itu. Di antaranya, DPRD Kabupaten Belitung akan mengirimkan surat kepada Pemerintah Daerah untuk membentuk tim verifikasi berkenan persoalan lahan tersebut.

Kemudian tim verifikasi bersama DPRD akan turun ke lapangan pada tanggal 2 Maret mendatang. Lantas, pihak perusahaan bersedia untuk meng-enclavekan lahan yang terdapat tanam tumbuhnya masyarakat dan memberikan kompensasi.

Salah seorang warga Desa Badau Rusdianto, menyambut baik hasil RDP yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kabupaten Belitung. Selain itu, dirinya juga mengapresiasi kinerja Komisi II DPRD Kabupaten Belitung yang cepat merespon keluhan dari masyarakat.

“Sangat puas dengan kinerja Komisi II, dan hasil keputusan pada RDP ini membuat kami lega dan menghilangkan kehawatiran kami karena kebun masyarakat yang memiliki tanam tumbuh akan di-enclave-kan sehingga masyarakat tidak khawatir lagi untuk berkebun,” tandasnya.

Perwakilan masyarakat Desa Badau Tabri juga mengatakan, keinginan masyarakat sebenarnya tidak banyak yaitu hanya ingin lahan warga yang ada tanam tumbuhnya untuk di enclavekan serta pergantian tanam tumbuh.

“Masyarakat khawatir kalau tidak ada lagi lahan untuk bercocok tanam karena di situlah sebagian besar mata pencarian mereka,” kata Tabri.

Konsultan Hukum pihak Perusahaan PT Xinrun Sukses Internasional Heriyanto memberikan apresiasi kepada Komisi II DPRD Kabupaten Belitung dalam memfasilitasi persoalan ini. Pihaknya juga mendukung investasi dimana pihak pemerintah desa, masyarakat setempat juga mendapat manfaatnya.

“Dalam hal ini pihak perusahaan mempunyai itikat baik untuk berinvestasi untuk tindak lanjut kita tunggu dari hasil tim verifikasi dil apangan seperti apa. Pada prinsip kita ingin mencari solusi yang terbaik dan pihak perusahaan akan mengenclave-kan lahan warga yang betul-betul lahan warga yang ada tanam tumbuhnya,” ujar Heriyanto.

“Pihak perusahaan sangat kooperatifnya dan siap memberikan konvensi dengan cacatan dengan nilai yang masih wajar. Yang mana pada prinsipnya kita ingin yang terbaik, investasi berjalan, masyarakat dan pemerintah mendapatkan manfaatnya,” pungkasnya.

Sementara itu Kapolsek Badau Iptu Sugraito mengatakan, merasa senang dengan hasil RDP yang dilaksanakan tersebut dimana pihak perusahaan dan masyarakat bisa sama-sama menghasilkan win-win solusi (solusi terbaik).

“Kami siap membatu mengamankan dan menjaga Kamtibmas agar tetap kondusif. Walaupun bagaimanapun pihak perusahaan memiliki izin yang lengkap dan masyarakat juga ada haknya di situ dan syukur alhamdulillah semua bisa berjala baik dan tertib,” tukas Kapolsek Badau. (rez/fg6)

Editor: Yudiansyah