Redaksi Sekaput Smansa Kunjungi Redaksi BE

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*Sharing dan Menimba Ilmu Jurnalistik dan Manajemen Media

 

foto B tengah 1- smansa manggar ke BE jurnalistik

banner 1200x200

Siswa-siswi serius memperhatikan dan mencatat penjelasan seputar cetak koran.

TANJUNGPANDAN-Sebanyak 20 siswa-siswi dari SMA Negeri 1 Manggar (Smansa) yang tergabung dalam jajaran Redaksi Majalah Sekaput Smansa mengunjungi Kantor Redaksi dan Percetakan Belitong Ekspres. Mereka datang untuk sharing dan menimba ilmu tentang Jurnalistik, Sabtu (11/4) akhir pekan lalu. Rombongan diterima Pemimpin Redaksi Belitong Ekspres Agung Cahyo Nugroho, sejumlah  jajaran redaksi serta staf dan karyawan BE.
Kunjungan para siswa-siswi dari Redaksi majalah di SMA Negeri 1 Manggar ini dalam rangka Tour Jurnalistik 2015 dengan tema, “Membangun Kebersamaan dan Etos Kerja Guna Melahirkan Pers Pelajar Profesional dan Bertanggungjawab”. Siswa-siswi ini didampingi guru pembimbing Bismi Satiman, Yetty Meity dan Sri Yuliani.
Di ruang redaksi Belitong Ekspres di Jalan Jendral Sudirman KM 8 Perawas Tanjungpandan, para pelajar ini mendengar pemaparan seputar penulisan berita, periklanan dan percetakan koran. Siswa-siswi nampak serius mendengarkan penjelasan teori dan studi kasus penulisan berita.
“Cara penulisan berita yang biasa dipakai menggunakan teori piramida terbalik. Di antaranya, ada lead, tubuh berita dan ekor berita. Selain itu, sebagai wartawan juga paham 5W+1H. Artinya, Who, What, When, Where, Why dan How,” ujar Agung di hadapan siswa-siswi dan guru pembimbing.
Pemimpin Redaksi Majalah Sekaput Smansa Hayyitita Nastatih sempat mengajukan pertanyaan seputar aplikasi penulisan yang tepat untuk majalan yang terbit periodiknya berbeda dengan harian. Selain itu, dipertanyakan pula soal penghitungan iklan dan harga iklan yang ada di media cetak, termasuk di BE.
Usai melakukan sharing seputar penulisan berita dan periklanan serta proses pra cetak (lay out halaman koran), para siswa-siswi ini menuju ke ruang percetakan. Di lokasi ini, mereka dijelaskan oleh Kepala Percetakan Belitong Ekspres Zulkarnain, tentang proses pencetakan koran.
“Sebelum jadi koran, kita menerima print film dari pra cetak-layout, setelah itu kita masuk proses cuci film. Usai di-ekspose ke plat masuk ke mesin dan akhrinya jadi koran untuk siap disebar ke pelanggan,” singkat Zulkarnain.
Sementara itu, Ridho Siswa kelas X ini mengaku senang bisa menimba ilmu di Belitong Ekspres. Menurutnya, dirinya ingin menjadi seorang jurnalis jika lulus kuliah nanti. “Saya senang sekali bisa mengikuti kegiatan ini. Di tempat ini (BE,red) kita bisa mengerti tata cara menjadi seorang wartawan,” ujarnya.
Kegiatan lain usai kunjungan ke redaksi BE, Rombongan menggelar meeting dan sharing bersama siswa-siswi dan pembina ekstrajurnalistik SMAN 1 Sijuk. Selain itu, mengunjungi kawasan Jimbaran di  Pendaunan dan sore harinya city tour di Tanjungpandan dan sekitarnya. Untuk sejumlah foto dan berita terkait bisa dibaca di halaman 7.(kin)

Baca Juga:  Edarkan Narkotika, Denny Terancam 12 Tahun Penjara
Tags:
author

Author: