Rekrutmen Tenaga Ahli Desa, Wewenang Provinsi

by -

MANGGAR- Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Belitung Timur (Beltim) Ikhwan Fahrozi mengatakan, rekrutmen Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa merupakan wewenang pihak Provinsi Babel. Meski demikian, Ikhwan mengaku kurang tahu bagaimana perkembangan tes rekrutmen Tenaga Ahli Desa tersebut.

Menurutnya, kewenangan terkait rekrutmen tersebut berada di BPMPD Provinsi Babel, dan Kabupaten/Kota hanya tinggal menerima penempatan hasil seleksi.

“Oh masalah rekrutmen Tenaga Ahli tersebut, bukan lah kewenangan Kabupaten. Tapi itu kewenangannya ada di Provinsi. Kami tinggal menerima saja. Dan sejauh ini Kami belum mendapatkan info sama sekali,” ungkap, Ikhwan Fahrozi kepada wartawan, Jumat (27/5) pekan lalu.

Menurut Ikhwan, pada rekrutmen 2016 ini, Beltim hanya mendapatkan tenaga ahli desa. Dan Beltim diketahui memiliki dua tenaga ahli ini. Belakangan, mereka dipanggil lagi untuk tes ulang rekrutmen pada 2016 ini.

“Kalau pendamping (lokal) desa sih sudah ada. Cuma, proporsinya belum lengkap. Dan untuk pendamping desa itu, Kami tidak ada perekrutan lagi,” ujarnya.

Pendamping desa, jelas Ikhwan, berada di bawah koordinasi tenaga ahli. Tenaga ahli inilah yang ditarik Kementerian Desa dan PDT untuk rekrutmen ulang.

“Mereka itu mantan fasilisator PNPM, tapi ditarik lagi untuk tes. Beltim itu hanya ada dua orang. Belum tentu mereka akan kembali lagi, pusat yang membagi, termasuk kuota per Kabupaten, itulah yang Kami belum tahu, dan yang tahu hanyalah Provinsi. Kami hanya menerima saja. Semua Penggajiannya juga dari Provinsi,” sebut Ikhwan.
Masih dikatakan Ikhwan, satu orang pendamping desa harus mendampingi 4 (Empat) desa.

“Tapi memang perlu peningkatan kapasitas karena masih lemah. Pendamping lokal desa ini dipengaruhi latar belakang pendidikan pendamping. Pusat perlu memberikan banyak pembekalan dan pelatihan,” katanya.

Selain itu, Ikhwan mengatakan, sejauh ini pihaknya merasa cukup terbantu dengan keberadaan tenaga ahli dan pendamping desa. “Kami tak bisa berikan sanksi. Kami hanya terima laporan, dan koordinasi,” pungkasnya

Sementara itu, Kepala BPMPD Provinsi Babel, Syaifudin menjelaskan, ujian rekrutmen Tenaga Pendamping Desa di Babel akan dilangsungkan, Sabtu (28/5). Tes akan berlangsung di Universitas Bangka Belitung (UBB), Balunijuk, Bangka.

Syaifudin mengaku kurang tahu mengenai kapan pengumuman karena BPMPD Babel tak banyak dilibatkan pada rekrutmen tersebut. Selain itu, Sekretariat rekrutmen juga berada di UBB.

Kemudian Syaifudin, merinci formasi, pelamar, dan kuota rekrutmen tersebut. Rinciannya, sebanyak 101 orang melamar untuk Tenaga Ahli dengan kuota penerimaan sebanyak 21 orang, dan 161 pelamar untuk posisi Pendamping Desa Pemberdayaan Masyarakat dengan kuota kuota lima orang.

Formasi lainnya, 29 pelamar untuk Pendamping Desa Teknis Infrastruktur 29 dengan kuota 26 orang, dan 162 pelamar untuk posisi Pendamping Lokal Desa untuk kuota delapan orang.

“Nantinya, Mereka yang lulus akan disebar di desa-desa yang ada di Babel,” tutupnya. (feb)