Rencana Pembangunan PLTU Batubara

by -

//Donny: Kami sangat menyambut baik

 

MANGGAR – Manager PLN Cabang Tanjung Pandan, Donny Adriansyah menyambut baik akan adanya kerjasama yang dilakukan oleh pihak Pemkab dan DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim), dengan PT.Wijaya Triutama Plywood Industri (PT.WTUPI) salah satu Perusahaan industri kayu lapis dan Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

 

“Kami sangat menyambut baik dan mengapresiasi akan adanya kerjasama pihak Pemkab dan DPRD Beltim terkait untuk melakukan kerjasama di bidang kelistrikan, yang sekaligus menambah daya untuk PLN nantinya,” ungkap Manager PLN Cabang Tanjungpandan, Donny Adriansyah saat dihubungi Minggu (8/11) kemarin.

 

Meski demikian Donny berharap pihak Pemkab dan DPRD Beltim agar melakukan koordinasi terlebih dahulu kepada pihak PLN, agar semua bisa berjalan sesaui dengan harapan masyarakat.

 

Ia mengaku memang hingga saat ini pemkab Beltim, juga belum ada pembicaraan secara mendetail terkait kerjasama tersebut. Namun dirinya tetap menyambut baik niat baik pemkab dan DPRD Beltim akan melakukan kerjasama menanggulangi masalah kelistrikan di Pulau Belitung ini.

 

“Pada intinya Kami mendukung inisiatif dan sangat menyambut dengan positif, dari pihak Pemda dan DPRD Beltim yang sudah melakukan kunjungan ke PLTU di Banjarmasin. Dan kedepannya Kami juga berharap agar Pemda bisa melakukan pembicaraan serius dengan pihak Kami,” ujar Donny.

 

Lebih lanjut, menurut Donny tentunya jika memang adanya kerjasama tersebut harus ada prosedur-prosedur dan aturan yang akan diikuti dan lakukan bersama.

 

Sementara, untuk mengatasi kekurangan daya listrik saat ini, PLN juga berusaha melakukan yang terbaik. Dengan tujuan menjaga kontinuitas penyaluran listrik di Pulau Belitung ini.

 

“Memang saat ini kondisi listrik kita masih pas-pasan, dan kami juga sangat berharap ke depan akan dilakukan percepatan perbaikan untuk masalah listrik di Pulau Belitung ini,” katanya.

 

Ia menambahkan, meski ada PLTU milik PT.Belitung Energi (PT.BE) di Desa Mempaya yang berkapasitas 1×3 MW, namun itu juga masih kurang alias belum mencukupi. Sebab, PLTU tersebut saat ini masih terkendala pengoperasiannya, ditambah lagi dengan bahan bakar yang susah didapatkan.

 

Sedangkan, PLTU Suge Belitung kata Dony, kemungkinan pada November ini akan kembali normal. Karena saat ini, diakuinya PLTU Suge masih dalam perbaikan dan proses berjalan pengoperasiannya.

 

“Jika tak ada kendala kemungkinan PLTU di Suge juga akan kembali beroperasi pada bulan ini, namun ini juga masih dilakukan segala perbaikan perbaikan lainnya,” papar Donny.

 

Sebelumnya pihak Pemkab dan DPRD Beltim sudah melakukan kunjungan kerja ke PLTU milik PT.WTUPI Banjarmasin. Dan rencana PLTU tersebut berniat membantu permasalahan kelistrikan di pulau Belitung. Dengan menyalurkan daya listrik berkapasitas sebesar 1×30 MW yang berbahan bakar batubara yang rencana akan dibangun di Desa Tanjungpandan Batu Itam Kecamatan Simpang Pesak. (feb)