Reses DPRD Beltim, Warga Keluhkan BLT

by -
Reses DPRD Beltim, Warga Keluhkan BLT
Staf Setwan Beltim menggunakan thermogun untuk memastikan suhu tubuh warga yang diundang mengikuti reses anggota DPRD Beltim.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – Persoalan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan tidak berjalannya pembangunan fisik di Kabupaten Beltim menjadi masukan paling banyak diterima anggota DPRD Beltim saat melaksanakan agenda reses hari pertama. Salah satunya reses yang dihadiri Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja (PDIP) bersama Jimmy Tjong (Hanura), Senin (22/6).

“(Persoalan) BLT dan UMKM, mempertanyakan dan keluhan BLT yang tidak dapat. Pembangunan fisik kalau tidak dilaksanakan karena refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19,” ujar Fezzi seusai reses di Restoran Fega Manggar.
Atas masukan dan pertanyaan masyarakat, Fezzi mengatakan pihaknya akan menampung dan disampaikan dalam rapat paripurna

DPRD Beltim. Meski demikian, anggota DPRD yang menjalankan reses tetap memberikan tanggapan terhadap masukan yang disampaikan masyarakat.

“Nantinya akan kami tampung. Pertama sekarang ini kan banyak bansos terkait Covid-19, tentunya banyak permasalahan seperti yang sama-sama kita dengar. Kami juga mengecek masalah pembangunan, usulan-usulan juga,” kata Fezzi.

Ia juga menjelaskan, reses yang menjadi salah satu tugas lembaga legislatif harus terlaksana meskipun pandemi Covid-19 menjadi kekhawatiran. Pelaksanaan reses bagi seluruh anggota DPRD Beltim di daerah pemilihan masing-masing, baik di tempat pertemuan maupun di kediaman sendiri dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Ya kita ingin bisa melakanakan tugas dan fungsi kitalah. Jangan sampai nanti dianggap tidak menjalankan tugas di masa pandemi Covid-19,” sebut Fezzi.

Di sisi lain, pelaksanaan reses dipastikan tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid. Setiap warga yang diundang reses, mendapat masker dan dilakukan pengecekan suhu tubuh. Selain itu, warga dibagi menjadi dua sesi agar tidak terjadi penumpukan orang dalam jumlah banyak.

“Hari ini kami sudah melaksanakan kegiatan selama 3 hari kedepan dan ini hari pertama kami laksanakan dengan protokol kesehatan. Pakai masker, yang datang kami cek suhu cuci tangan, kursi kami buat jarak,” tandas Fezzi. (msi)

Editor: Yudiansyah