Ribuan Masyarakat Larut Dalam Kemeriahan Maras Taun Badau

by -1 views
Kik Dukun Maharin saat membacakan doa dan diikuti para tamu undangan dan masyarakat Kecamatan Badau, Minggu (22/4) kemarin.
Kik Dukun Maharin saat membacakan doa dan diikuti para tamu undangan dan masyarakat Kecamatan Badau, Minggu (22/4) kemarin.

 

Kades Badau Hermawan

//Tradisi Maras Taun Harus Tetap Dijaga dan Dilestarikan

BADAU – Ribuan masyarakat Kecamatan Badau larut dalam kemeriahan acara Maras Taun Desa Badau Minggu (22/4) kemarin. Kegiatan yang dipusatkan di rumah Kik Dukun Maharin ini, menampilkan berbagai pertunjukan kesenian adat budaya lokal seperti, Kesenian Rebana, Tarian Selamat Datang, Tarian Sepen dan kesenian Beripat Beregong.

Kepala Desa (Kades) Badau Hermawan mengucapkan syukur dan terimakasih kepada Pemerintah Daerah, PT Timah, dan stakeholder yang sudah hadir serta ikut mensukseskan acara selamat kampong ini.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh panitia dan masyarakat Desa Badau yang sudah bergotong royong mensukseskan acara maras taun ini,” ucapnya kepada Belitong Ekspres usai acara.
Menurutnya, Tradisi Maras Taun merupakan adat budaya masyarakat Belitung yang harus tetap dijaga dan dilestarikan sampai ke anak cucu dan generasi berikutnya.

“Tentunya adat budaya yang sudah ada turun temurun ini harus tetap dilestarikan. Selain mempererat silahturahmi warisan budaya ini merupakan tanda atau rasa syukur atas rezeki dan karunia yang diberikan Allah SWT,” pungkasnya.

Sementara itu Asisten II Setda Belitung Jasagung Haryadi juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah menjaga tradisi budaya masyarakat Belitung dan kepada semua pihak yang sudah ikut berpartisipasi.

Kata dia, kegiatan seperti ini merupakan suatu bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus sekaligus kreatifitas yang positif dalam mendukung sektor kemajuan pariwisata.

“Kearifan lokal ini harus kita jaga bersama. Pelestarian adat dan budaya merupakan salah satu agenda dalam membangun suatu daerah,” ujarnya.

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan Dan pembangunan Provinsi Babel Hasanudin menilai kegiatan ini sangat penting karena memberikan manfaat bagi masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah selalu mendukung adat budaya Lokal agar tetap terjaga.

“Momen ini merupkan ajang silaturahmi sesama masyarakat dan tidak membedakan satu dengan yang lainya. Adat budaya kearifan lokal merupakan salah satu atraksi untuk mendatangkan wisatawan sekaligus menumbuhkan sektor UMKM yang nantinya meningkatkan sektor ekonomi kemasyarakatan,” katanya. (rez)