Ribuan Warga Tioghoa Meriahkan Puncak Ceng Beng

by -

*Hendri Wijaya:Semoga Tahun Depan akan Lebih Baik

foto A- ceng beng 2015

Ribuan warga Tioghoa saat mengikuti acara puncak Ceng Beng.

TANJUNGPANDAN-Ribuan masyarakat Tionghoa di Belitung mengikuti puncak tradisi sembayang kubur atau Ceng Beng di Pemakaman Tionghoa Pilang, Tanjungpandan. Warga masyarakat Tioghoa dari marga Hokian dan Kek berkumpul berdoa bersama di Makam Tionghoa Pilang, Minggu (12/4) kemarin. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan laporan Yayasan Budi Bhakti panggung hiburan barongsai, musik dan pembagian doorprise.
Pantaun Belitong Ekspres di lokasi terlihat, para warga Tionghoa di Belitung khidmat mengikuti melakukan sembahyang kubur sejak pagi hingga menjelang siang. Pada hari-hari sbeelumnya, tak sedikit warga baik yang tinggal di Belitung maupun di luar Belitung, juga berdatangan untuk melakukan sembahyang kubur.
Ketua Yayasan Budi Bhakti Hendri Wijaya mengatakan, ini merupakan acara puncak dari penutupan kegiatan sembayang kubur Ceng Beng tahun ini. Dia berharap, tahun depan akan banyak sanak family, khususnya dari luar Belitung yang menjalankan tradisi Ceng Beng.
“Ini merupakan tahun pertama di kepemimpinan saya. Selama dua tahun ke dapan, saya memimpin Yayasan ini, saya berharap tahun depan akan bisa lebih baik dan lebih maju,” ujar Hendri Wijaya kepada Belitong Ekspres di sela-sela acara.
Hendri Wijaya mengatakan, saat ini dirinya sudah menyiapkan tanah kosong sebesar sekitar empat hektar untuk makam baru. Untuk tahun depan, diperkiraan acara lebih semarak. Pasalnya, tempatnya akan bertambah luas. “Saat ini, sudah beberapa lokasi di tempati kuburan baru. Semoga tahun depan, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” pintanya kembali.
Sementara itu, Asisten Wakil Ketua Bidang Pemakaman Hery Haryono mengatakan, kegiatan penutupan ini memang hanya berlangsung sehari. Ada beberapa rangkaian dilaksanakan selain, kegiatan sembahyang kubur, salah satunya mengunjungi makam-makam yang sudah tidak diketahui pemiliknya.
“Tidak hanya makam-makam keluarga, sanak famili kita sembahyangi. Namun, beberapa makam yang tidak diketahui atau tidak ada sanak familinya juga kita sembahyangi dan juga diurus artau dibersihkan secara berkala,” ujar Hery Haryono di sela-sela kegiatan.
Dirinya berharap, usai kegiatan sembahyang kubur ini, membawa pengaruh positif di Belitung, khususnya dalam mempererat tali persaudaraan warga Tioghoa dari berbagai generasi. Selain itu, mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembangunan daerah, khususnya untuk kemajuan pariwisata karena banyak sanak famili dari luar Belitung yang datang.
“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat Tionghoa di Belitung bersatu “Dana yang terkumpul dalam kegiatan ini dari sumbangkan pula ke masyarakat. Kami juga dapat sponsor dari Indomie,” pungkasnya.
Terpisah Mintet salah satu tokoh masyarakat Etnis Tionghoa di Belitung mengatakan, dirinya menyambut posistif kegiatan ini. Senada dengan Hendri Wijaya, dirinya berharap tahun depan kegiatan ini bisa lebih baik “Saya beharap, tahun depan kegiatan ini semakin baik,” ujarnya.
Dalam kegiatan kemarin untuk pengamanan diback up personil Polres Belitung sebanyak 15 orang. “Kami ditugaskan untuk, menjaga keamanan acara ini. Sebanyak 15 personil disebar dilokasi,” ujar Ipda Suharto.(kin)