RS Pratama Butuh Anggaran Rp 50 Miliar

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

MUNTOK – Guna peningkatan pelayanan kesehatan khususnya di Kecamatan Kelapa. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat (Babar) merasa perlu untuk membangun Rumah Sakit Pratama. Saat ini, persiapan dokumen pendukung untuk pembangunan itu terus dipersiapkan.
Kepala Dinas Kesehatan Bangka Barat (Babar) H. Andri Nurtito mengatakan, selain dokumen pendukung pihaknya membutuhkan dana Rp 50 miliar untuk membangun rumah sakit tersebut. “Saat ini kita sedang mempersiapkan beberapa dokumen pendukung seperti studi kelayakan, master plan dan DED, selain dari pada beberapa dokumen ini kita juga telah memastikan status kepemilikan tanah 3,5 hektar di Kecamatan Kelapa,” ujar dia, kemarin (6/4).
Lebih lanjut dikatakannya, rencana pembangunan rumah sakit ini yang tidak lain bertujuan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Babar, mengingat saat ini letak RSUD sendiri adanya di Kecamatan Muntok. Sedangkan jarak tempuh seperti Kecamatan Tempilang dan Kelapa lebih dekat dengan Kabupaten Bangka ataupun dengan Kota Pangkalpinang. “Sehingga kita menganggap pentingnya untuk dibangun rumah sakit disekitar Kecamatan Kelapa guna memangkas jarak tempuh yang cukup antara Kecamatan Tempilang dan Kelapa,” kata dia.
Disinggung mengenai anggaran yang dibutuhkan, dikatakanya pembangunan rumah sakit tersebut baik fisik maupun berserta isi-isinya itu kurang lebih 50 miliar. “Artinya ini sudah lengkap baik fisik maupun sarana pendukung rumah sakit itu sendiri, namun usulan tersebut belum diajukan baik ke Pemrov Babel maupun pemerintah pusat karena kita masih menunggu penyelesaian beberapa pesersiapan dokumen-dokumen pendukung seperti studi kelayakan dan lain sebagainya,” terangnya.
Selain dari itu juga menjelaskan bahwa ketersediaan SDM dari rencana pembangunan Rumah Sakit Pratama ini akan kita ajukan kepada Kemenkes. Yaitu untuk kouta penerimaan tenaga medis kesehatan, baik itu perawat dan lain-lain, bisa juga nanti tenaga medis yang ada saat ini akan dialihkan ke rumah sakit tersebut. “Sedangkan untuk tenaga kesehatan seperti dokter Pemprov Babel dalam hal ini Dinkes Pemrov Babel memberikan dukungan dengan melakukan kerjasama antara Dinkes Pemprov Babel dengan Universitas Sriwijaya Palembang Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit M Husin Palembang,” tukas Andri Nurtito.(cr63)

Baca Juga:  Danrem 045/Garuda Jaya, Kolonel Inf Dadang Arif Abdurrahman Imbau Bijak Gunakan Sosial Media

Tags:
author

Author: