RSUD Beltim Beri Reward Bagi Pendonor Darah Aktif

by -
RSUD Beltim Beri Reward Bagi Pendonor Darah Aktif
Slamet, salah seorang pendonor darah aktif yang rutin menyumbangkan darah di UTD RSUD Beltim menunjukkan kartu donor darah.

belitongekspres.co.id, MANGGAR – RSUD Beltim memberikan reward bagi pendonor darah aktif yang telah menyumbangkan darah minimal 10 kali. Reward ini diberikan dalam rangka memperingati hari donor darah sedunia setiap tanggal 14 Juni.

Ditemui di Unit Transfusi Darah, Direktur RSUD Beltim dr Vonny Primasari mengungkapkan reward berbentuk bingkisan tersebut merupakan apresiasi kepada pendonor darah yang rutin menyumbangkan darahnya.

“Hari ini hari donor darah sedunia, jadi RSUD Beltim dengan momen itu memberikan reward kepada pendonor aktif, ada 10, 25 dan 50 kali. Jadi kami berikan secara simbolis, karena kondisi covid dan kita adakan donor darah hari ini,” ungkap dr Vonny, Senin (14/6).

Selain pendonor darah aktif, RSUD Beltim juga memberikan reward kepada Desa Buding yang telah rutin menggelar donor darah di Desa. “Besar harapan kami, dengan rutinnya masyarakat kita sadar mendonor darah bisa membantu saudara-saudara kita yang benar-benar membutuhkan,” harapnya.

Ia juga mengungkapkan, kebutuhan darah sangat tinggi ketika ada pasien yang harus melakukan operasi, kasus pendarahan hingga penyakit thalasemia.”Di rumah sakit yang namanya orang sakit selalu banyak kebutuhan. Semoga tidak ada lagi kekurangan darah untuk penyembuhan pasien,” jelasnya.

“Kalau di rumah sakit kita menyiapkan darah pada saat mereka akan melakukan operasi. Pasien pendarahan atau pasien thalasemia kanker darah. Itu butuh darah secara rutin,” imbuh dr Vonny.

Dokter Vonny juga menjelaskan, banyak manfaat donor darah bagi masyarakat yang ingin menyumbangkan darah. Satu diantaranya adalah sirkulasi darah dalam tubuh pendonor akan menjadi normal.

“Dengan donor darah secara rutin itu sebenarnya manfaatnya juga banyak. Salah satunya sirkulasi darah semakin bagus, pencegahan penyakit jantung termasuk untuk awet muda. Sel-sel darah secara rutin akan selalu terbentuk. Bagusnya antara 2,5 sampai 3 bulan,” katanya.

Sementara itu, salah seorang penerima reward 10 kali donor darah, Slamet mengungkapkan rutinitas donor darah sudah dilakukannya sejak tahun 2007. Menurutnya, dirinya menyumbangkan darah karena berniat membantu sesama.

“Niatnya Ingin membantu sesama, sejak tahun 2007. Kadang-kadang ada di telpon yang butuh darah dan ada yang memang rutin,” ujar Slamet.

Ia mengaku banyak manfaat yang dia rasakan selama menjadi pendonor darah aktif, terutama untuk kesehatan. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadi pendonor darah demi membantu orang lain yang memerlukannya.

“Badan agak segar dan bisa membantu orang yang membutuhkan. Kepada teman-teman yang tidak ada penyakit bawaan dapat mendonorkan darah di UTD karena setetes darah sangat berguna,” tukasnya. (msi)