Ruang Ketua DPRD Kota Tak Layak

by -

*Kini Dibongkar untuk Direnovasi

PANGKALPINANG – Ruang kerja Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Marsyahbana dinilai sudah tidak layak untuk ditempati oleh seorang pimpinan Legislatif. Oleh karena itu, ruangan tersebut dibongkar.
Sekretaris DPRD Latif Pribadi mengatakan pihaknya sengaja melakukan pembongkaran terhadap ruang pimpinan dewan, karena alasan renovasi. Pembenahan akan dilakukan untuk ruangan 3 pimpinan, yakni Ketua dan Kedua Wakil DPRD.
“Memang kita bongkar ruang Pak Ketua, karena mau di renovasi. Sebagai gantinya sementara ruang Banggar (Badan Anggaran) yang ditempati Ketua. Sedangkan Wakil Ketua masih menggunakan ruangan lama, sambil menunggu ruangan baru untuk ketiganya,” jelas Latif.
Latif menyebutkan sebelumnya, ketiga pimpinan berada di blok terpisah di lantai atas Gedung DPRD. Ketua berada di blok kiri berderetan dengan ruangan Fraksi-Fraksi, sedangkan kedua Wakil Ketua di blok kanan berdampingan dengan Ruang Banggar dan Ruang Komisi.
Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Babel ini menjelaskan ruangan pimpinan yang ada dinilai sangat sempit dan tidak layak. Sementara, ruang fraksi telah dipindahkan ke gedung baru di belakang yang telah diresmikan bertepatan dengan Peringatan HUT Kota Pangkalpinang, bulan lalu.
“Ruangan pimpinan akan ditempat di satu blok, biar lebih representatif makanya kita rehab. Karena saya nilai sudah tidak layak. Untuk sementara ruangan pimpinan dipindahkan. Gedung baru sudah ditempati fraksi,” bebernya.
Tidak layaknya pimpinan menghuni ruangan lama, menurut Latif, cukup beralasan. Dia beragument, telah melihat sejumlah ruangan Pimpinan DPRD di Kabupaten/Kota di Indonesia sangat bagus. Ruangan Pimpinan DPRD Pangkalpinang, dikatakannya begitu sempit.
“Saya sudah melihat ruang pimpinan di Kota lain. Ruangan mereka sangat bagus dan luas, sedangkan ruang Pimpinan kita sempit sekali. Ruang Ketua masak harus berdempetan dengan WC. Di dalam ruangan saja cuma muat untuk meja tamu, untuk solatpun agak susah,” tegasnya.
Mengenai anggaran, Ia mengaku dana yang akan terpakai untuk renovasi ruangan pimpinan tersebut sebesar Rp 150 juta lebih, yang bersumber dari APBD 2015. Selain merenovasi ruang pimpinan, Sekretariat juga bakal menata semua ruangan.
“Lantai bawah nantinya hanya dikhususkan untuk ruangan VVIP dan Muspida, serta Ruang Pansus dan Perpustakaan DPRD. Sedangkan fraksi dan komisi sudah menempati gedung baru di belakang,” terangnya.
Lanjut Latif, segala renovasi dan penataan itu, diharapkannya sudah dapat selesai sebelum tahun baru 2016. Artinya Desember semua ruangan sudah tertata sebagaimana yang direncanakan. “Insya Allah Desember selesai semuanya. Kita juga rencananya menyiapkan satu ruangan untuk Wartawan yang biasa meliput di DPRD dengan komputer dan jaringan internet sesuai kebutuhan Media,” tukasnya. (tya)