Ruangan Pelayanan Puskesmas Manggar Banyak yang Kurang

by -

*Hasil Sidak Komisi III DPRD Beltim

foto A

Fto: Peninjauan Komisi III DPRD Beltim ke UPTD Puskesmas Manggar, Selasa (22/3) kemarin.

MANGGAR – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Ardian melakukan inspeksi mendadak ke UPTD Puskesmas Manggar, Kecamatan Manggar, Selasa (22/3) kemarin. Kedatangan Ardian didampingi anggotanya, Sayuti dengan agenda melihat pelayanan dan kondisi sarana prasarana Puskesmas.
Diawali pertemuan dengan Kepala UPTD Puskesmas diruang kerjanya, Ardian mempertanyakan jumlah pasien perhari yang datang berobat ke puskesmas. Ia juga melihat kondisi pelayanan kesehatan secara langsung dan menyempatkan diri bertanya kepada beberapa pasien yang berobat.
Selain itu, Ardian mengecek kondisi ruangan kantor, ruang pelayanan hingga gudang tempat penyimpanan barang. Hasilnya, banyak kekurangan seperti ruangan yang alih fungsi menjadi gudang, atau kondisi barang dalam gudang yang berantakan.
“Secara umum pelayanan pasien sudah cukup baik tetapi setelah kita cek beberapa ruangan ternyata banyak yang kurang,” ujar Ardian kepada Belitong Ekspres, Selasa (22/3) kemarin.
Berdasarkan keterangan Kepala UPTD Puskesmas Manggar, Linda, jumlah pasien yang datang berobat mencapai 200 orang setiap harinya. Beberapa penyakit pasien yang tidak dapat ditangani di puskesmas dirujuk ke RSUD Beltim. Saat ini, UPTD Puskesmas Manggar memiliki 67 staf yang terdiri dari tenaga administrasi dan pelayanan poli. Ditambah dengan dua dokter umum dan satu dokter gigi. Sedangkan fasilitas yang tersedia meliputi ruang kantor, ruang pelayanan poli, gudang, IGD, instalasi penunjang lain dan rumah dokter.
“Setelah kita cek, puskesmas tidak punya gudang penyimpanan barang. Seperti kita lihat, barang-barang disimpan di salah satu ruangan yang difungsikan sebagai gudang,” sebut Ardian.
Ia menambahkan, Puskesmas Manggar akan mengikuti akreditasi pada bulan November mendatang. Salah satu penentu akreditasi adalah kelengkapan sarana prasarana penunjang. Meskipun sebenarnya, banyak penilaian lain sebagai poin akreditasi.Untuk hal tersebut, Kepala UPTD Puskesmas, Linda mengakui kekurangan yang ada. Linda yang telah mengikuti pelatihan persiapan akreditasi menyadari ketersediaan sarana prasarana sulit dikembangkan karena keterbatasan lahan untuk membangun.”Kita mau akreditasi, menurut sarpras masih jauh dari akreditasi. Salah satunya dari denah bangunan gedung. Untuk sementara kita lokalnya (ruangan) masih lokal lama dan lahan sempit. Tapi kami usahakan dari elemen lain untuk menutupi kekurangan tersebut,” tuntas Linda. (feb)