Rudianto Tjen: Semua Kader PDIP Wajib Pahami Semangat Nasionalisme

by -
Rudianto Tjen: Seluruh Kader PDIP Wajib Pahami Semangat Nasionalisme
Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan Ir Rudianto Tjen, saat memberikan sambutan.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pimpinan Anak Cabang ( PAC) PDI Perjuangan (PDIP) se Pulau Belitung mengikuti Pendidikan Politik Pancasila sebagai etika Politik Menghormati dan Menghargai Keberagaman Bangsa.

Kegiatan yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), diikuti oleh DPC Belitung dan DPC Beltim bertempat di Ballroom Hotel Grand Hatika Tanjungpandan, Jumat (9/4).

Hadir Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan Ir Rudianto Tjen, Ketua DPD PDI Perjuangan Babel Didit Srigusjaya, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Babel Herman Suhadi beserta pengurus DPD lainnya, Ketua DPC PDI Perjuangan Belitung Taufik Mardin, Sekretaris Ansori, Bendahara Vina Cristyn Ferani, Fraksi PDI Perjuangan Belitung dan Pengurus lainnya, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie.

Selain itu, hadir Ketua DPC Beltim Fezzi Uktoselja beserta pengurusnya, Fraksi PDI Perjuangan Beltim, Ketua Baguna Kamarudin Muten, dan pengurus partai serta para Peserta Pendidikan Politik Gelombang II PDI Perjuangan. Pendidikan Politik Tahap II ini dibuka langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Babel Didit Srigusjaya.

Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan Ir Rudianto Tjen mengatakan, sebagai parpol yang berlandaskan pancasila dan dibentuk oleh Presiden RI pertama Bung Karno, seluruh kadernya wajib memahami semangat nasionalisme yang tinggi.

“Orang tua dari pada ketua umum kita adalah Presiden Soekarno yang memerdekakan Republik ini dengan suatu kesepakatan dari Sabang sampai Merauke dengan semangat nasionalisme yang tinggi. Makanya ketua umum kita ini betul-betul menular kepada semua kader-kader akan paham nasionalisme ini,” katanya.

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Babel Rudianto Tjen menanamkan rasa nasiolisme kepada pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan Kabupaten Belitung dan Beltim. Setelah sebelumnya kader-kader itu diberikan materi oleh MUI Belitung, unsur Polres Belitung dan Kodim 0414 Belitung.

“Makanya kita katakan bahwa kita mencintai NKRI, kita berasaskan Pancasila, kita Bhineka Tunggal Ika, kita menganggap kita semua adalah saudara sebangsa setanah air. Dan paham-paham ini la yang selalu kita ingatkan kepada kader-kader kita untuk kita gelorakan,” jelasnya.

Dirinya sempat merasa terusik dengan beberapa kejadian belakangan ini. Di mana terdapat oknum yang menganut paham radikalisme dan sangat tidak mencerminkan paham nasionalisme.

Dengan pembelajaran ini, Rudianto mengharapkan agar seluruh kader dapat bersatu dan selalu menjunjung Pancasila. Dan ia sangat menyayangkan jika ada beberapa segelintir orang yang memiliki pemahaman di luar dari Pancasila.

Rudianto Tjen juga berharap agar para kader ini dapat juga memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya Pancasila. “Jika ada yang melenceng, kader kita harus berani membantu meluruskan agar kita bisa sepaham,” sebutnya.

Sementara itu Ketua DPC PDI Perjuangan Belitung Taufik Mardin mengatakan, saat ini pendidikan politik diadakan oleh DPD PDI Perjuangan Babel. Nantinya DPC PDI Perjuangan Belitung juga akan melaksanakan kegiatan pendidikan politik. “Kita masih menjadwalkan kapan kita mulai nanti, karena sangat penting untuk mendidik para kader kita lainya,” katanya.

Menurut Taufik, pada kegiatan yang diselenggarakan DPD PDI Perjuangan Babel itu, pengurus PAC dan DPC PDI Perjuangan Belitung hadir, yakni berjumlah 11 orang setiap PAC dan DPC berjumlah 13 orang. Selanjutnya DPC PDI Perjuangan Belitung akan mendidik ranting-ranting secara bertahap, karena ranting DPC PDI Perjuangan Belitung cukup banyak.

“Tanjungpandan saja hampir 300 pengurus, belum ditambah anak ranting bisa sampai 600 pengurus, makanya akan dilakukan bertahap karena situasi masih pandemi Covid-19,” tandas Anggota DPRD Bangka Belitung itu. (dod/adv)