Ruko dan Swalayan Dibobol Maling

by -

*Aksi Kejahatan Mengintai

PANGKALPINANG – Meski bulan puasa, tampaknya aksi kejahatan tetap saja merajalela. Seperti aksi pencurian yang terjadi di ruko (rumah toko) milik Effendi yang berada di Jalan Selan, Kelurahan Melintang Kecamatan Rangkui.

Pelaku melancarkan aksinya saat rumah dalam keadaan kosong. Pasalnya si pemilik rumah sudah keluar sejak Senin lalu (6/6) sekitar pukul 11.00 WIB, dan baru kembali lagi Selasa (7/6) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Waktu tuh kami tinggalkan rumah ke kampung, di Sengir (Bangka Selatan.red),” ujar istri pemilik ruko, Suryani kepada wartawan kemarin (7/6).

Saat mereka kembali ke rumah dan hendak masuk ke dalam, pintu gerbang samping sudah dalam keadaan terbuka. Padahal, terdapat 2 gembok yang mengunci pintu tersebut. Saat masuk ke dalam, para pemilik rumah kembali menemukan jendela samping sudah dicongkel dan teralisnya sudah dibobol. “Di kamar juga, pintunya dijebol sama pelaku. Kamar bawah dan kamar atas,” kata Suryani.

Pelaku pun berhasil menggasak uang senilai Rp15 juta yang ada di kamar atas. Uang sebanyak Rp 10 juta ada di dalam kaleng dan Rp 5 juta di dalam lemari. Sementara toko di bagian depan rumah sama sekali tidak diusik.

“Kalau masuk, bisa direkam sama kamera CCTV. Tapi, pintu masuk ke dalam toko juga tidak ada bekas apa-apa,” kata Suryani.

Walaupun sempat ditinggal, terdapat seorang penjaga yang ditugaskan untuk menjaga toko. Hanya, memang penjaga malam tersebut tidak diberikan akses masuk ke dalam rumah. Dia pun hanya berjaga saja di bagian depan. “Ada penjaganya di depan kalau malam hari,” imbuh Suryani.

Kejadian ini pun ternyata tidak hanya sekali ini. Beberapa tahun lalu, kejadian serupa pun dialami keluarga Suryani dan pelaku berhasil masuk mencuri isi rumah. Dan sampai saat ini, pelakunya pun belum ditangkap. “Saya lupa tahun berapa, sudah lama. Dia masuk ke dalam rumah lewat atap. Berhasil nyuri juga,” ujar Suryani.

Sementara itu, pantauan harian ini di lokasi kejadian, Tim Identifikasi Polres Pangkalpinang tampak sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Aparat kepolisian dari Polsek Bukit Intan pun turun ke lokasi untuk mengumpulkan informasi dan keterangan saksi. Kasus tersebut ditangani Polsek Bukit Intan.

Swalayan Dibobol
Sementara itu sebuah swalayan di Jalan Jendral Sudirman Pangkallalang, Belitung, Sabtu (5/6) akhir pekan lalu, juga dibobol bandit. Saat pegawai toko hendak membuka mini market pada pagi itu ia dikejutkan dengan kondisi ruangan berantakan. Setelah dicek, uang yang berada di kasir dengan nominal sekitar Rp 4 juta, hilang.

Mengetahui hal itu, pegawai tersebut melaporkan ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Belitung. Setelah lapor, Jajaran Reskrim dan anggota SPKT Polres Belitung menuju ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara.

Komandan Regu Piket SPKT Polres Belitung Brigadir Desriansyah Putra mengatakan, pihak Babel Mart sudah melaporkan secara resmi peristiwa kejadian itu. Pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP di lokasi.

Dijelaskan Brigadir Desriansyah, dari hasil olah TKP, pelaku lebih dari satu orang. Mereka (Maling,red) masukĀ  toko melalui pintu belakang dengan cara memanjat, setelah itu membobol plafon yang ada di belakang toko.

Usai berhasil membobol plafon, pelaku masuk ke dalam ruangan, dan mencari target yang hendak di ambil. Setelah mendapatkan, apa yang dicari, pelaku kembali melewati tempat semua, dan kabur.

“Saat ini Jajaran Reskrim Polres Belitung, melakukan pencarian terhadap pelaku, atas peristiwa ini Babel Mart mengalami kerugian Rp 4 juta lebih,” kata Brigadir Desriansyah, di Mapolres Belitung. (aka/kin)