Rusak Kos, 5 Pemuda Ditangkap

by -

*Awalnya Kenalan, Joget Bareng dan Cekcok Sendiri
TANJUNGPANDAN-Tim Buser Polres Belitung berhasil mengamankan lima kawanan pemuda, yang diduga terlibat kasus pengerusakan di sebuah kos-kosan, di Jalan Kamboja, Senin (6/4) dini hari lalu. Lima pemuda yang diketahui bernama, Indra (23) warga Jalan Pagar Alam, Erwin (25), Tirta (25), Putra (19) warga Jalan Kamboja, dan Trisno (29) warga Kebun Jeruk, berhasil diamankan di kediamannya masing-masing, Selasa (7/4) dini hari.
Kasi Humas Polres Belitung Aipda Fadli seizin Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurut Aipda Fadli, kelima pemuda ini terlibat kasus pengerusakan di sebuah kos-kosan.
“Mereka sudah diamankan. Saat ini, polisi masih melakukan penyidikan terhadap kelima pelaku ini. Dan salah satu dari pelaku, masih berstatus pelajar,” ujar Aipda Fadli kepada Belitong Ekspres kemarin.
Aipda Fadli menjelaskan, awal mula kejadian ini. Dikatakan Aipda Fadli, pada saat itu, korban yang bernama Agung Sukmana sedang minum sendirian di Kafe Pondok Impian (PI) yang berada di Jalan Patimura.
Setelah itu, salah satu korban mendatanginya dan mengajak kenalan. Setelah itu, datang lagi kedua temannya mereka juga mengajak kenalan dengan korban. Lantas korbanpun, menawari mereka minum. Usai minum mereka asyik joget.
Menurut keterangan korban kepada Kasi Humas, kelima pelaku ini hendak mencari gara-gara dengan korban. Akibatnya terlibat cekcok antara korban dan kelima pelaku.”Korban yang merasa sendirian, dia memilih untuk pulang ke kosnya daripada terjadi sesuatu yang tak diinginkan,” katanya.
Setelah korban berada di dalam kosnya. Kelima pemuda ini, datang menghampiri kos-kosan tersebut dan mengedor-gedor pintu. “Setelah itu, kelima pemuda ini, merusak kaca jendela. Mengetahui warga sekitar hendak keluar mereka melarikan diri,” tuturnya.

“Setelah kejadian itu, korban melaporkan ke Polres Belitung,” sambungnya.
Sementara itu, tersangka dalam kasus ini, Trisno (29) mengatakan, dirinya melakukan perbuatan tersebut lantaran tidak sadar karena pengaruh minuman keras (miras). “Saya tidak sadar melakukan perbuatan tersebut. Aku tidak ingat, karena pada saat ini, kami dalam kondisi mabuk,” katanya. (kin)