Sabu Masih Populer di Pangkalpinang

by -

PANGKALPINANG – Untuk tahun 2016 ini, Pihak kepolisian Polres Pangkalpinang melalui Sat Narkoba tetap menyoroti peredaran Narkoba. Apalagi dari hasil analisis dan evaluasi di jajaran Polres, sudah ada 61 pelaporan terkait kasus tersebut. Sebanyak 42 kasus sudah dilimpahkan ke kejaksaan. Sedangkan 29 sisanya masih dalam proses penyidikan. Jajaran kepolisian pun melakukan pemantauan dan pengawasan secara intensif yang semakin diperketat.
Segala pintu masuk yang diduga digunakan sebagai akses distribusi narkoba. Dimulai dari jalur darat, laut hingga udara menjadi titik pengawasan. Maka dari itu, untuk menunjang aktivitas tersebut, pihak kepolisian berkoordinasi dengan pihak ekspidisi, pelabuhan dan bandara guna mencegah masuknya narkoba. “Sebagai langkah antisipasi aparat kepolisian berkerjasama dengan pihak ekspedisi dalam jalur darat, pelabuhan dalam jalur laut dan bandara dalam jalur udara agar membentengi masuknya narkoba. Apalagi untuk menghadapi tahun baru ini,” kata Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Raspandi.
Kabag Ops pun kembali mengakui bahwa membutuhkan peran serta masyarakat. Terlebih untuk melaporkan jika ada dugaan aktivitas yang mencurigakan pada lingkungan sekitarnya. Pantauan dan pengawasan tersebut, apabila memang ditemukan segera ditindaklanjuti.
Pihak Polres Pangkalpinang pun mengerahkan seluruh satuannya untuk menindaklanjuti pengawasan tersebut, mulai dari Sat Lantas melalui razia sampai dengan Sat Intel dan Reskrim berpakaian preman untuk memantau dan mengawasi. “Tentunya untuk tahun ini, harapkan kota Pangkalpinang bersih dari masuknya narkoba. Mengingat, untuk wilayah kita, jenis sabu masih populer disusul ekstasi dan ganja,” ujar Kabag Ops. (aka)