Sanem Minta Gubernur Babel Cabut Pembatasan Satu Penerbangan

by -
Sanem Minta Gubernur Babel Cabut Pembatasan Satu Penerbangan
Bupati Belitung H. Sahani Saleh.

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Bupati Kabupaten Belitung. H Sahani Saleh meminta agar regulasi pembatasan penerbangan satu maskapai satu penerbangan dalam sehari yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dicabut.

Hal tersebut dikatakan Bupati Belitung mengingat meningkatnya pergerakan pesawat beberapa bulan ini. “Nanti kami akan berkirim surat ke Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung permohonan untuk mencabut Surat Edaran tersebut,” kata Bupati Belitung H. Sahani Saleh kepada Belitong Ekspres, Rabu (19/8).

Menurut Bupati, hal ini dilakukan guna mengakomodir meningkatnya pergerakan penumpang di bandara tersebut dalam beberapa bulan terakhir, hingga ada sejumlah penumpang yang tidak kebagian tiket pesawat karena telah habis terjual.

Pria yang karib disapa Sanem menambahkan, kondisi ini juga banyak dikeluhkan oleh para pelaku wisata. Pasalnya geliat pariwisata di daerah itu saat ini kembali tumbuh dan kunjungan wisatawan berangsur membaik.

“Apalagi Belitung ini merupakan daerah pariwisata jadi pelaku wisata juga banyak mengeluhkan ini sebab banyak wisatawan yang ingin ke Belitung tapi tertunda,” ujarnya.

Sanem mengatakan, dengan meningkatnya jumlah penerbangan diharapkan memberikan dampak yang baik bagi dunia kepariwisitaan di daerah itu. Oleh karenanya, dalam waktu dekat, Pemkab Belitung akan menyurati Gubernur Provinsi Bangka Belitung terkait surat edaran itu. “Kemarin beliau pakai surat, kita akan kirim surat juga terlebih dahulu untuk mencabut itu,” terangnya.

Kemudian Sanem berharap, setiap wisatawan yang datang agar dapat mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19 guna mengantisipasi munculnya klaster baru Covid-19 dari kalangan wisatawan.

“Dan Alhamdulillah sejauh ini tidak ada klaster Covid-19 dari wisatawan yang ada misalnya hanya dari karyawan cuti kerja kemudian balik ke Belitung dan juga ABK kapal,” demikian Sahani. (dod)