Sanem Pastikan Harga Barang Jelang Lebaran

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

*H-4 Daging Sapi Sentuh Rp 135 ribu per Kg

foto A- bupati dan forkominda cek harga di pasar

Bupati Belitung Sahani Saleh dan Wakil Bupati Erwandi A Rani bersama Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara dan Dandim   0414 Beltiung Letkol Arh Marthen saat berdialog dengan salah satu pedagang daging sapi.

TANJUNGPANDAN-Bupati Belitung Sahani Saleh dan Wakil Bupati Erwandi A Rani bersama sejumlah Pejabat Forkominda melakukan inspeksi ke Pasar Tradisional Tanjungpandan, Senin (13/7) kemarin. Kunjungan Bupati ini untuk memastikan bagaimana kondisi Pasar, khususunya harga-harga bahan kebutuhan sehari-hari termasuk daging sapi yang menjadi incaran warga di momen Lebaran. Hasilnya, sampai kemarin harga-harga relatif stabil, misal ada kenaikan pun tidak ada lonjakan yang berarti.
Bupati dalam inspeksinya kali ini dimantapkan dengan ikut sertanya Kapolres Belitung AKBP Candra Sukma Kumara dan Dandim   0414 Beltiung Letkol Arh Marthen serta kepala SKPD terkiat seperti dari Disperindagkop dan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Peternakan, Perkebunan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan (TPHP2K2P) Kabupaten Belitung.
Pantauan Belitong Ekspres, Bupati yang akran disapa Sanem itu berdialog dengan para pedagang untuk memastikan harga-harga komoditi yang diminati masyarakat. Di antaranya  daging sapi, daging ayam, cabai, serta ikan. Barang-barang tersebut disinyalir menjadi sebab tingginya inflasi di Belitung yang sudah melebihi angka inflasi di provinsi maupun nasional.
“Ini untuk memastikan kondisi pasar, harga barang jelang Lebaran,” ujar Kepala Koperasi Perindustrian Perdagangan Kabupaten Belitung Adnizar yang juga mendampingi Bupati.
Kondisi pasar dari segi stok masih dinilai memadai. Harga juga masih stabil. Usai memastikan kondisi pasar, Sanem dan rombongan bergerak ke gudang agen beras. Berdasarkan pantauan wartawan, stok beras masih aman hingga tiga bulan ke depan. Satu agen bahkan memiliki cadangan beras hingga 3000 ton, dengan kisaran harga Rp 10-12 ribu per kilogram.
Sementara harga daging sapi pada H-4 Idul Fitri di kisaran Rp 130-135 ribu per kilogram. Meski harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah melalui kesepakatan dengan pedagang Rp 150 ribu per kilogram.
Kondisi ekonomi yang merosot juga mempengaruhi daya beli. Daya beli tidak seperti tahun lalu. “Ada la sedikit-sedikit. Kalau dibilang banyak sulit, tidak ada juga sulit,” kata seorang pedagang.
Di tempat yang sama, Kepala Bidang Peternakan Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Peternakan, Perkebunan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan (TPHP2K2P) Kabupaten Belitung Suparman menyatakan, kondisi daging sapi yang di ada di Belitung kualitasnya relatif baik.  Sementara total sapi yang dibutuhkan sekitar 250 ekor  sejak H-10 Lebaran. Meliputi sapi Lampung dan sapi Madura. “Saya berani bilang baik, karena mereka yang jualan pagi, malam hari baru sapinya dipotong,” kata Suparman.
Dia enggan menanggapi daya beli masyarakat tidak seheboh tahun lalu. “Kalau itu saya tidak bisa prediksi. Kita gak tahu alasan pembeli. Yang jelas stok ada,” tukasnya. (ade)

Baca Juga:  Berkas Penyedia Laptop P21, Penyidik Limpahkan Berkas Tahap Dua ke JPU
Tags:
author

Author: