Santri Pondok Pesantren Daarul Arofah Belitung Tetap Belajar Seperti Biasa

by -
Santri Pondok Pesantren Daarul Arofah Belitung Tetap Belajar Seperti Biasa
Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat mengunjungi Ponpes Daarul Arofah, beberapa waktu lalu. (Foto HumasPro Babel)

belitongekspres.co.id, SIJUK – Pondok Pesantren Daarul Arofah di Desa Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, tetap menjalankan aktivitas belajar mengajar. Meskipun di sekolah-sekolah lain meliburkan murid-muridnya karena dampak Covid 19.

Sebelumnya Bupati Belitung H Sahani Saleh mengeluarkan edaran, agar aktivitas belajar mengajar diliburkan (belajar di rumah) selama 14 hari kedepan. Namun, Ponpes yang berada di kawasan Sijuk tetap melakukan aktivitas seperti biasa.

Pengasuh Pondak Pesantren Daarul Gus Heikal Fackar mengatakan, alasan tidak meliburkan santri-santrinya lantaran sudah mempertimbangkan dampak-dampaknya. Sehingga pihak pondok memutuskan untuk tidak meliburkan santrinya.

“Pertimbangan kami, ketika diliburkan para santri akan berada di lingkungan luar. Bahkan mereka lebih memilih bermain ketimbang belajar. Tentunya itu akan lebih parah,” kata Gus Heikal kepada Belitong Ekspres, Rabu (18/3) kemarin.

Hal tersebut yang menjadi dasar, alasan pihak pesantren untuk tidak meliburkan santrinya. Meski begitu, ponpes juga tetap memperhatikan para santrinya saat melakukan aktivitas. Seperti membuat aturan mencuci tangan dan pakai masker.

Pondok pesantren juga mengeluarkan maklumat untuk mencegah penyebaran virus Corona, masuk di lingkungan pesantren. Seperti membatasi kunjungan wali murid ke pondok. Melarang kiriman paket dalam bentuk apapun, di lingkungan pondok.

“Jika ada tamu, harus dilakukan pengecekan suhu dengan menggunakan thremometer gun. Melarang santri maupun ustadz untuk keluar area pondok,” tandas Heikal Fackar. (kin)

Editor: Yudiansyah