Satlantas Amankan 18 Sepeda Motor

by -

MANGGAR- Jajaran Satlantas Polres Beltim kembali menggelar razia penertiban kendaraan bermotor di ruas jalan seputaran Pasar Gantung Kecamatan Gantung, Jumat (27/11) kemarin. Hasilnya, dalam razia rutin ini, Satlantas berhasil mengamankan 18 unit sepeda motor, karena di antaranya tidak menggunakan helm, tidak memiliki SIM dan tidak membawa STNK.

 

Kapolres Beltim, AKBP Nugrah Trihadi, S.IK, melalui Kasat Lantas Polres Beltim, AKP Khoirudin mengatakan, razia rutin dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Beltim. Polres Beltim terus melaksanakan penertiban yang melibatkan seluruh satuan fungsi kepolisian. Di antaranya satuan fungsi Satlantas.

 

“Kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin. Yakni di satuan fungsi Lantas guna mencegah terjadinya pelanggaran lalulintas yang bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dan juga untuk mencegah tindak pidana lainnya,” ujar AKP Khoirudin kepada Belitong Ekspres.

 

Karena itu, ia menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar selalu menjaga ketertiban berlalulintas dan mencegah terjadinya pelanggaran lalulintas. Sehingga harapannya tidak terjadi kecelakaan lalulintas melibatkan para pengguna jalan.

 

“Kami juga menghimbau masyarakat agar selalu menjaga ketertiban berlalulintas dan mencegah terjadinya pelanggaran lalulintas. Dan juga jangan segan memberikan informasi yang berhubungan dengan keamanan dan ketertiban kepada pihak Polri,” ujar AKP Khoirudin.

 

Menurutnya partisipasi masyarakat dan keikutsertaan masyarakat dalam memelihara kamtibmas ini sangat penting. “Sekali lagi kami himbau kepada semua masyarakat agar selalu mentaati peraturan lalu lintas, dan menggunakan helm, membawa STNK, dan juga SIM serta surat lainnya. Karena keselamatan berlalu lintas bukan hanya untuk pihak kepolisian akan tetapi juga untuk semua lapisan masyarakat pengendara jalan raya,” pintanya.

“Mentaati peraturan berlalu lintas bukan hanya untuk kami (Anggota Polri, red) akan tetapi wajib dijalankan untuk semua lapisan masyarakat pengguna/pengendara jalan,” tuturnya. (feb)