Satpol PP dan BNNK Teken MoU

by -

*Atasi Penyalahgunaan Obat Berbahaya Oleh Remaja

TANJUNGPANDAN– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Belitung sudah melakukan kerjasama MoU untuk mengatasi masalah obat-obatan yang berbahaya. Selain itu, juga terkait masalah adminitrasi kependudukan, penyakit masyarakat (Pekat) dan juga kegiatan lainya.

“Kami akan melibatkan BNNK dalam setiap kegiatan yang kami prakarsai. Begitu juga dengan BNNK jika mempunyai kegiatan akan melibatkan kami dari Satpol PP,” jelasnya kepada Belitong Ekspres Kamis (12/1).

Dijelaskanya, kerja sama ini dimulai dengan penangkapan delapan orang remaja yang mengkonsumsi obat batuk komix pada hari ini (Kemarin-red) di kawasan Gedung Nasioanal.

Dikatakanya, lantas kelanjutanya para remaja ini akan ditindaklanjuti oleh BNNK Belitung. Ini juga merupakan kerja sama pertama dengan BNNK Belitung.

“Jadi kedepan ketika ada penemuan akan diserahkan kepada BNNK sehingga dapat menekan kenakalan remaja, pekat dan juga masalah obat-obatan yang berbahaya,”ujar Alkar.

Menurut Alkar, Kepala BNNK sangat pro aktif dan menyambut baik kerjasama ini. Para remaja terjaring Satpol PP akan dilakukan pembinaan oleh BNNK.

“Selama ini untuk menindak lanjuti tangkapan kami sulit mau dibawa kemana mereka. Namun, dengan kerja sama ini BNNK akan menindaklanjuti dengan memberikan pembinaan secara mendalam,”ujarnya.

Kata Alkar, Bupati juga menegaskan supaya Pemerintahan Desa dan Kecamatan dapat mendukung dan bekerja sama untuk menekan serta mengatasi masalah kenakalan remaja. Itu ditegaskan, dalam pertemuan di ruangan rapat Pemkab Belitung yang dihadiri para kepala desa dan camat.

“Tentunya saya menyambut baik kerjasama ini. Alhamdulillah penangkapan delapan orang remaja yang mengkonsumsi obat batuk komik tersebut menjadi awal kerja sama dengan BNNK Kabupaten Belitung,”tandas Alkar.(Mg1)