Satpol PP Jaring 10 Gepeng

by -

PANGKALPINANG – Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) Kota Pangkalpinang kembali melakukan razia terhadap para gelandangan, pengemis (Gepeng) dan pengamen di kawasan Taman Sari Kota Pangkalpinang, Senin (9/11). 10 orang gepeng berhasil amakan petugas dalam razia kali ini.
Kepala Sat Pol PP Kota Pangkalpinang, Abdullany mengatakan, penertiban dilakukan karena adanya laporan masyarakat, jika dikawasan tersebut sering digunakan untuk kumpul anak-anak gepeng. “Dari penertiban tersebut, petugas berhasil mengamankan sedikitnya sepuluh anak gelandangan dan sebagian besar dari mereka adalah warga pendatang,” jelas Abdullany.
Tiga dari sepuluh anak gelandangan yang diamankan masih dibawah umur antara sembilan hingga enam belas tahun. “Untuk yang dibawah umur kita serahkan ke Dinas Pendidikan, sedangkan tujuh orang lainnya kita serahkan ke Dinas Sosial untuk ditindak lanjuti,” ujarnya.
Dijelaskan Abdullany, ketiga anak dibawah umur yang terjaring mereka rata-rata putus sekolah. “Ada yang putus sekolah kelas tiga dan ada juga kelas empat, jadi nantinya kita akan serahkan ke Dinas Pendidikan agar mereka bisa melanjutkan pendidikan,” terangnya.
Dari 10 gepeng tersebut, Satpol PP juga menemukan seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa. Namun pada saat diamankan, dari tangannya, petugas menemukan sejumlah dokumen penting milik seorang wanita. Diantaranya KTP, kartu kredit Bank Mandiri, Kartu Kredit Bank BNI, Kartu BPJS, SIM C, fotokopy KTP, serta beberapa benda lainnya.
“Orang ini pada saat kita amankan, ngakunya kerja di pemborong proyek, tapi setelah kita tanya kepada pemborongnya bukan bekerja disitu,” ungkap Abdullany.
Pantauan Radar Bangka, saat di interogasi petugas, pria berambut ikal dan panjang ini, makin tidak terarah saja cara bicaranya alias ngaur. “Tadi pas kita tangkap bicaranya masih nyambung. Gak tau tiba-tiba disini (kantor Satpol PP,red) jadi ngomongnya jadi ngaur,” kata salah satu petugas yang menginterogasi pria diduga gila itu.
Untuk memastikan, apakah orang tersebut gila atau pura-pura gila, petugas menyerahkan pria tersebut kepihak RSJ Sungailiat untuk diperiksa kejiwaanya. Sementara polisi juga sempat datang, karena beberapa bulan lalu, pihak kepolisian juga pernah menerima laporan warga terkiat kehilangan beberapa barang penting di dompetnya dan benda-benda yang dilaporkan hilang tersebut sama persis yang ada ditangan pria ini.
Begitupun dengan pemilik barang-barang tesebut. Begitu mendapat laporan dari petugas, langsung bergegas ke kantor Satpolpp Kota Pangkalpinang dan memastikan barang-barang tersebut benar miliknya. (tya)