Satpol-PP Sikat Pedagang Membandel

OYO 399 Kelayang Beach Hotel

PANGKALPINANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pangkalpinang kembali menertibkan para pedagang kaki lima di beberapa titik kota seperti pasar dan pedagang sekitar jalan Ahmad Yani yang berjualan memakan trotoar jalan.
Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Abdullany, penertiban yang dilakukan di dua lokasi pasar tersebut dilakukan untuk kembali menata keindahan kota sekaligus memperlancar arus lalu lintas di sepanjang jalan di pasar agar tidak terjadi lagi kemacetan.
“Kita sudah melakuakan sosialisasi mengenai hal ini kepada para pedagang, akan tetapi ada beberapa pedagang yang tidak mengindahkan pemberitahuan dua hari lalu. Makanya kita amankan barang dagangan para pedagang itu,” katanya saat usai penertiban Rabu (1/4) kemarin.
Abdullany menambahkan, setelah melakukan penertiban di dua lokasi berbeda itu, pihaknya juga melakukan penertiban terhadap tambang inkonvensional (TI) liar di 3 lokasi berbeda dan bekerjasama dengan Polsek Taman Sari, Polsek Bukit Intan dan Dinas Tata Kota.
“Di daerah Ampui kami mengamankan 2 sakan dan langsung kami bakar, di  Air Mawar ada 7 sakan, dan Bacang ada 4 pron TI, tapi seluruh pekerjanya lari, jadi kita hanya amankan 1 unit mesin dan 3 derigen solar,” terangnya.
Lanjut Abdullany, pihaknya sudah sering mendapatkan laporan dari masyarakat soal penambangan ilegal tersebut. Selain mengganggu, TI juga bertentangan Perda Nomor 2 Tahun 2012 tentang Tata Ruang Kota Pangkalpinang. “Kami sudah sering mendapatkan laporan dari masyarakat, maka sekarang kita imbau kepada pemilik, agar tidak melakukan penambangan apapun di Pangkalpinang karena tidak ada wilayah tambang,” jelasnya.
Ia kembali menegaskan, penertiban dan penyitaan tersebut dilakukan, karena sudah berapa kali peringatkan disampaikan. Karena itu akhirnya diambil langkah tegas tersebut. “Kita angkut barang dagangan milik pedagang yang masih membandel tetap berjualan di trotoar jalan. Dan untuk penertiban TI, kita bakar alat-alatnya seperti sakan, selang dan sebagainya supaya menimbulkan efek jera dan akhirnya Pangkalpinang bebas dari penambangan,” tutupnya. (cr61)

banner 1200x200

Baca Juga:  Meresahkan, Gara-gara Suka 'Mejeng' Buaya 2,5 Meter Dipancing Pawang
Rate this article!
Tags:
author

Author: