SDM UBB Belum Memenuhi Syarat

by -

*Butuh Sosok Mampu Menaikan Mutu Akademik UBB

PANGKALPINANG –   Berdasarkan hasil keputusan Senat Universitas Bangka Belitung Tentang Jadwal Pemilihan Rektor Universitas Bangka Belitung Nomor 2/UN50/LL/2015. Perihal tersebut,maka kemarin Ketua Senat Universitas Bangka Belitung Prof.Dr. Bustami Rahman bersama timnya menggelar acara pressconfrence press di Rektorat Kampus UBB Terpadu Desa Balunijuk Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, Jumat(4/12).
Dalam pemaparannya Bustami menjelaskan bahwa penjaringan dan penyaringan calon rektor UBB periode 2016 – 2021 harus dilakukan mengingat masa jabatan rektor UBB sesuai dengan Peraturan Menteri Tahun 2012 sudah akan segera habis pada 24 April 2016 mendatang dan secara normatif pula rektor UBB Bustami Rahman tidak bisa menjabat lagi mengingat usianya pada April nanti sudah mencapai 65 tahun.Dan ini menandakan pula bahwa secara normatif pula proses penjaringan rektor baru telah dimulai sejak 24 November 2015.

Pada tahap penjaringan yang akan dilaksanakan mulai 24 November – 31 Desember 2015, Senat UBB akan memulai proses pemilihan ini dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai lowongnya jabatan rektor melalui press release, press confrence, pengumuman di media massa, mengenai syarat-syarat dan tata cara penjaringan bakal calon rektor dan penyaringan calon rektor. Seusai tahap penjaringan maka pada tanggal 4 – 12 Januari 2016 akan dilaksanakan pengambilan dan penyerahan berkas pendaftaran dan para bakal calon. 13 Januari – 18 Januari 2016 akan dilakukan verifikasi berkas oleh panitia/ verifikasi oleh senat/ pengumuman. 21 Januari 2016 akan digelar pemaparan visi misi calon Rektor Universitas Bangka Belitung periode 2016 – 2020. Pada tanggal 22 Januari 2016 akan dilaksanakan penyaringan, dimana rapat senat universitas untuk memutuskan status kelengkapan berkas bakal calon dan seleksi bakal calon menjadi 3 nama melalui mekanisme voting tertutup sekaligus pengumuman nama-nama calon yang akan di usulkan ke menteri. Tanggal 23 Januari 2016 akan dilakukan pengajuan 3 nama kepada menteri / rapat senat tertutup pemilihan. 25 Januari 2015 sampai 12 Februari 2016 akan dilaksanakan persiapan pemilihan dengan berkoordinasi dan mengundang pihak-pihak terkait. 24 Februari 2016 pemilihan calon rektor UBB. Dan terhitung April – Mei 2016 dilakukn penetapan rektor terpilih oleh Menteri Riset dan Teknologi Dikti.

“Berdasarkan Peraturan Menteri Tahun 2015 maka penetapan calon rektor baru akan ditentukan dari 35 % suara Menteri Riset dan Teknologi serta 65 % dari suara senat universitas. Sehingga bagi calon yang mampu memenuhi hal ini maka dialah yang akan lolos seleksi dan menjadi rektor UBB yang baru nanti,“ujar Bustami Rahman.

Bustami menyebutkan ada beberapa persyaratan untuk menjadi bakal calon rektor yakni dosen pegawai negeri sipil aktif di lingkungan Kemenristek Dikti dengan jenjang akademik paling rendah Lektor Kepala, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berusia paling tinggi 60 tahun pada saat berakhirnya masa jabatan rektor, memiliki pengalaman managerial dengan tugas tambahan di lingkungan perguruan tinggi paling singkat 2 (tahun), bersedia dicalonkan menjadi rektor yang dinyatakan secara tertulis, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, setiap unsur penilaian prestasi kerja pegawai minimal bernilai baik dalam 2 tahun terakhir, tidak sedang menjalani tugas belajar lebih dari 6 bulan atau izin belajar dalam rangka studi lanjut yang meninggalkan tugas tridharma perguruan tinggi yang dinyatakan secara tertulis, tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat, tidak pernah dipidana berdasarkan keputusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap karena melakukan perbuatan yang diancam pidana paling rendah pidana kurungan, berpendidikan doktor (S3), tidak pernah melakukan plagiat sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai dan bagi calon yang berasal dari perguruan tinggi diluar UBB harus mendapatkan persetujuan tertulis dari pimpinan perguruan tinggi asal.

Menurut Bustami proses pemilihan rektor UBB periode 2016 – 2020 ini akan di buka secara luas kepada mereka yang berminat untuk menjadi rektor dengan memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan. Sehingga dalam hal ini tentunya kesempatan untuk putera bangsa lainnya yang berada di luar Babel yang berada di lingkungan Kemenristek RI untuk menjadi rektor UBB periode 2016 – 2020.Karena tentunya semakin banyak yang ikut maka akan semakin bagus.

“SDM yang ada di UBB saat ini memang belum ada yang memenuhi syarat untuk ikut dalam proses pemilihaan rektor UBB periode 2016 – 2020. Seperti halnya mereka masih tersangkut status yang belum sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Karena kalau tidak maka kita akan melanggar peraturan yang telah ditetapkan. Padahal kalau ada yang memenuhi syarat di UBB ini maka tidak usah buka penjaringan sampai keluar,“seloroh Bustami seraya tersenyum renyah kepada para wartawan yang hadir.

Kendati akan segera habis masa jabatannya serta sebagai putera asli Bangka Belitung Bustami mengaku tetap mendorong hasil proses pemilihan ini nantinya akan bisa mendapatkan sosok rektor UBB yang baru dan lebih baik yakni sosok yang diharapkan mampu untuk terus menaikan mutu akademik di UBB sehingga juga akan siap bersaing sampai ke tingkat global. Bahkan untuk itu ia juga telah ikut mendorong beberapa orang putera terbaik asal Babel yang memiliki prestasi gemilang yang saat ini berdomisili di luar Babel untuk kembali ke Babel untuk ikut andil dalam pemilihan rektor UBB periode 2016 – 2020 dan bersama-sama pula memberikan kontribusi yang dalam membangun Bangka Belitung menuju kearah yang lebih baik.
“Saya sudah mendorong mereka ayo lah pulang kampung ke Babel lagi.Tetapi mereka ada yang menjawab dengan berbagai alasan sehingga belum bisa kembali ke Bangka. Tetapi ada juga yang sudah menghubungi ke saya termasuk dari luar juga sudah ada yang menghubungi,“cerita Bustami lagi dengan ramah.(lya).