Sebulan, PMI Butuh 200 Kantong Darah

by -

PANGKALPINANG – Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Bangka Belitung (Babel), harus mengeluarkan sekitar 200 lebih kantong darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik yang berasal dari Pangkalpinang maupun dari kabupaten lainnya.
Ketua PMI Babel, Muhammad Sopian kepada wartawan mengatakan, meskipun tingginya permintaan akan darah, pihaknya hingga saat ini masih bisa mengcovernya. “Sebulan sekitar 200 lebih kantong yang dibutuhkan, tapi patut kita sukyukri pemasukan darah kita juga seimbang,” kata M Sopian, Selasa (28/4).
Dia juga memastikan, untuk satu bulan kedepan stok darah dianggap masih cukup. “Stok darah yang ada di PMI sekarang masih cukup untuk memenuhi kebutuhan untuk satu bulan kedepan, sejauh ini kita belum pernah mengalami kehabisan stok,” jelasnya.
Untuk mencukupi stok darah selama satu bulan, pihaknya, ujar Sopian, mendapatkan donor darah dari masyarakat yang memang rutin mendonorkan darahnya dan dengan cara donor darah massal, seperti yang pernah dilkukan di Alun-alun Taman Meredeka beberapa waktu lalu.
“Pendonor darah ini ada yang rutin dan massal, dimana pendonor darah yang rutin ini merupakan donor darah tetap, jadi mereka rutin datang kekita, disini lah kita mendapatkan stok darah,” terangnya.
Selain itu, lanjut mantan Camat Rangkui ini, ada juga donor darah dadakan. “Untuk mejaga stok darah kita agar tidak kehabisa, selain dari pandonor tetap dan masal, kita menggunakan sistem rulling, misalnya, ada salah satu anggota keluarga yang butuh darah dan dari keluarga mau mendonorkannya, tapi golongannya darahnya berbeda. Nah yang seperti itu kita persihkan mendonorkan darahnya, darah yang ada pada kita kita berikan pada pasien itu, darah dari keluarga pasien itu bisa kita jadikan stok untuk yang lainnya,” tuturnya.
Dia pun mengajak kepada masyarakat untuk mau mendonorkan darahnya, dia pun berkata jangan takut mendonorkan darah, karena mendonorkan darah baik untuk kesehatan. “Pendonor darah rutin biasa mendonor darahnya tiga bulan sekali. Untuk di Pangkalpinag pendonor darah kita aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan, kecuali ada musibah dan Alhamdulillah sampai saat ini kita belum pernah ada musiah yang cukup besar sehingga memputuhkan donor daerah lebih,” kata, Wakil Walikota Pangkalpinang ini.
Mengingat bulan Juni mendatang merupakan bulan suci ramadhan yang artinya umat Muslim kemungkinan besar tidak mendonorkan darahnya, pihaknya akan melakukan aksi donor darah massal sebelum ramadhan tiba. “Bulan Juni ini kita akan lakukan donor darah massal, untuk mengantisifasi stok darah selama bulan puasa,” tukasnya. (tya)