Semua yang Ilegal Akan Ditindaktegas

by -
Bupati Belitm Yuslih Ihza

*Bupati Sebut Bukan Hanya Persoalan TI Rajuk

MANGGAR – Bupati Beltim Yuslih Ihza menegaskan apapun yang bersifat ilegal itu pasti melanggar aturan dan akan dilakukan penertiban. Menurutnya itu bukan hanya berkaitan dengan TI Rajuk, tapi juga apapun segala bentuk pelanggaran terhadap aturan yang berlaku.

Hal itu ditegaskan, menanggapi gencarnya penertiban TI Rajuk yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Beltim bersama tim gabungan yang terdiri dari Polres Beltim, TNI, Basarnas dan pihak Satpol PP Beltim, belakang ini.

“Kita kembali ke secara aturan yang ada. Apapun itu harus dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan sepanjang itu merupakan pelanggaran yang tertuju ke ilegal, apapun itu akan kita tindastegas,” tegas Yuslih, saat ditemui wartawan disela kegiatan Job Fair mini 2017, Senin (20/3) kemarin.

Sebelumnya pihak Pemda Beltim sudah melakukan penertiban TI Rajuk yang beroperasi di Daerah Aliran Sungai (DAS) dan melarang kegiatan penambangan di kawasan itu. Wakil Bupati Beltim, Burhanudin menegaskan bahwa tidak akan main-main untuk melakukan penertiban aktivitas TI Rajuk di kawasan DAS lainnya di wilayah Beltim.

“Intinya kami (Pemkab Beltim) tidak akan main main untuk melakukan tindakan tegas bagi siapapun yang melakukan penambangan di kawasan DAS yang ada di wilayah Kabupaten Beltim,” ungkap Aan sapaan akrab Wabup Beltim, Burhanudin.

Kata Aan bahwa Pemda tidak akan ada toleransi untuk hal ini. Dan secara periodek Pemkab akan terus melakukan pemantauan adanya penambangan dikawasan DAS tersebut, dengan melakukan kerjasama dengan segala pihak.

Aan juga sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan tim gabungan untuk melakukan penertiban ini. Tim yang terdiri dari pihak Polres Beltim, TNI (Danpos AU dan Danpos AL Manggar), Basarnas, Satpol PP Beltim dan dari Dinas Pertambangan Provinsi Babel, komit melakukan penertiban tersebut. (feb)