banner 728x90

Senin, DLH Kabupaten Belitung Panggil Perusahaan Kaolin

Life at ease with amazing nature| Leebong island
DLH Panggil Belitung Akan Panggil Perusahaan Kaolin

Petugas kebersihan DLH Kabupaten membersihkan debu kaolin yang menempel di jalan Siburik Barat, Kecamatan Tanjungpandan, Jumat (4/10) kemarin.

Debu Kotori Jalan Tanjungpandan
GM IPC Tanjungpadan Minta Maaf

belitongekspres.co.id, TANJUNGPANDAN – Debu kaolin yang sejak Jumat (4/10) kemarin bertebaran di sepanjang Jalan Gegedek dan Jalan Siburik Barat, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, langsung mendapat perhatian dari masyarakat.

Debu dari truk kaolin tersebut dinilai sudah menganggu aktivitas masyarakat maupun wisatawan yang melintas di ruas jalan itu. Pasalnya, jalan ini merupakan akses utama yang biasa digunakan oleh masyarakat, baik sebagai jalur pengendara umum maupun wisatawan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Edi Usdianto mengatakan pihaknya langsung mengambil tindakan sejak pagi hari. DLH sudah menurunkan anggotanya untuk membersihkan dengan menyiram debu bekas kaolin yang menempel di jalan.

“Jadi mereka ini (pihak perusahaan kaolin) setelah kita lihat ketika mereka pulang dari pelabuhan itu bak mobilnya tidak tertutup, sehingga kena anggin itu keluar dari baknya tersebut,” kata Edi kepada Belitong Ekspres.

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Edu ini mengatakan kaolin halus diduga tumpah dan terbawa angin oleh mobil truk. Ditambah lagi kotoran dari aktivitas bongkar muat melekat pada ban-ban truk yang melaju kencang di jalan.

“Pengaduan masuk di kita itu pagi tadi, pukul 08:44 WIB. Kita diberi waktu menyelesaikan masalah di Program Besadu itu tiga hari, tapi kita punya prinsip mana yang harus paling cepat kita kerjakan,” tukas Edu.

Kemudian kata Edu, dengan banyaknya aduan masyarakat di facebook Forum Masyarakat Belitung setiap harinya, membuat dia dan tim harus menanggapi sangat cepat. Hal itu agar tidak terlalu banyak tugas Dinas Lingkungan Hidup.

“Kalau ada waktu kerja pasti kita tuntaskan saat itu juga. Tadi sudah turun tim untuk membersihakan jalan tersebut, disiram pake air lalu disapu, sedikit-sedikit menghilang debunya,” tuturnya.

Edu menambahkan, DLH menggunakan empat tangki air berkapasitas 4000 liter dengan menggerakan 40 petugas kebersihan untuk membersihkan debu yang menempel di jalanan. “Kita akan panggil pihak perusahaan Senin nanti, dan akan kita kajian lingkungan mereka,” pungkasnya

Sementara itu General Manager (GM) IPC PT Pelindo II Cabang Tanjungpandan Yossianis Marciano mengatakan, pihaknya memohon maaf terhadap gangguan dari adanya debu yang diakibatkan dari aktivitas pelabuhan.

“Kami juga mengupayakan supaya ini tidak terjadi lagi ke dua kali. Kami tidak mau saling menyalahkan tapi pada prinsipnya kita harus bisa sama-sama mengevaluasi untuk menjadi lebih baik terhadap aktivitas yang ada di pelabuhan,” katanya.

Pria yang akrab disapa Yossi menjelaskan, untuk pengiriman kaolin ini merupakan ekspor perdana dari Pelabuhan Tanjungpandan dengan jumlah skala yang besar mencapai 10 ribu ton, yang sebelumnya di Pelabuhan Tanjung Batu.

“Inikan kita perlu mendorong kegiatan ekspor untuk mendukung perekonomian Belitung sendiri. Dengan catatan walaupun itu kegiatan ekspor tapi baik lingkungan dan aktivitas sosial harus kita jaga. Jadi kekurangan kami akan terus kita evaluasi dan ke depannya kejadian ini tidak akan terulang kembali,” jelasnya.

Kemudian Yossi juga menjelaskan terkait adanya debu itu memang ada tongkang yang kotor dan berlumpur, kemudian karena kemarin ada hujan. Seharusnya terhadap tongkang yang kotor itu pihak pelabuhan bisa mengecek lebih awal. Sehingga tidak mereka perkenankan untuk melakukan bongkar muat terlebih dahulu.

Kemudian juga ada pengangkutan kaolin yang menggunakan truk namun tidak menggunakan terpal untuk menutupnya. Hal tersebut mungkin karena beberapa pengusaha truck belum memahami SOP atau pola operasi di Pelabuhan, yang mana mereka harus menggunakan terpal. “Kita sudah menegur secara lisan bagi pengusaha truk untuk menutup truknya,” tegas Yossi. (dod)

Tags:
author

Author: 

Leave a Reply